Pesan Penting Ria Norsan di Masjid Agung Melawi: Hindari Empat Hal Pembatal Pahala Puasa

Foto : Istimewa


MELAWI – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menekankan bahwa kualitas ibadah puasa tidak hanya ditentukan oleh penahanan lapar dan dahaga, tetapi juga oleh kebersihan hati dan hubungan baik antarmanusia. Dalam rangkaian Safari Ramadan malam keenam di Masjid Agung Kota Juang, Kabupaten Melawi, Senin (23/2/2026), Gubernur mengingatkan jamaah untuk segera bertaubat dari dosa-dosa yang dapat menghalangi diterimanya amal ibadah di bulan suci ini.


Merujuk pada tuntunan agama, Gubernur Norsan menyoroti empat golongan yang puasanya terancam tidak diterima jika tidak segera memperbaiki diri, yaitu mereka yang durhaka kepada orang tua, memutus tali silaturahmi, terjerat kecanduan narkoba atau minuman keras, serta orang yang memelihara dendam. Pesan ini disampaikan sebagai pengingat agar masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum rekonsiliasi dan perbaikan karakter, baik dalam lingkungan keluarga maupun bertetangga.


Selain aspek spritual tersebut, Gubernur juga mengajak jamaah untuk memaksimalkan amal ibadah lainnya, seperti memperbanyak sedekah dan mempererat hubungan sosial. Menurutnya, Ramadan adalah waktu terbaik untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan. Kehadiran pemimpin daerah di tengah masyarakat Melawi ini pun menjadi sarana memperkuat persatuan dan keakraban antara pemerintah provinsi dengan warga setempat.


Melalui kegiatan shalat Isya dan Tarawih berjamaah ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap semangat berbagi dan menjaga kerukunan dapat terus membudaya di Kabupaten Melawi, sehingga tercipta lingkungan yang harmonis dan penuh berkah selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. (diana)



Lebih baru Lebih lama