Empat Tips Mengemudi Praktis Saat Puasa di Bulan Ramadan

MEDIAHARIANDIGITAL - Mengemudi saat perut kosong memerlukan penyesuaian strategi agar fokus dan keseimbangan emosi tetap terjaga.

Keselamatan berkendara saat berpuasa sangat tergantung pada bagaimana Anda mempersiapkan tubuh sejak pagi hari.

Poin utama keselamatan dalam berkendara saat berpuasa terletak pada kualitas makanan yang dikonsumsi saat sahur.

Sarapan pagi bukan hanya kebiasaan makan, tetapi merupakan momen penting untuk mengisi bahan bakar tubuh agar tetap sehat hingga tiba waktu berbuka puasa.

4 Panduan Efektif untuk Mengemudi Saat Berpuasa

Berikut beberapa saran yang dapat diterapkan oleh pengemudi mobil selama bulan puasa:

1. Sahur: Fokus pada Serat dan Kehidratan

Pilihlah makanan yang kaya akan serat (misalnya sayuran dan buah-buahan) agar terasa kenyang dalam waktu yang lebih lama.

Pastikan mengonsumsi air minum yang cukup agar menghindari dehidrasi, yang sering menjadi penyebab utama menurunnya fokus saat berkendara.

Berikutnya, pilih sumber karbohidrat kompleks untuk mendapatkan energi.

Beras atau kentang berperan sebagai sumber energi utama yang dilepaskan secara perlahan oleh tubuh.

2. Konsumsi Secukupnya: Kandungan Gizi yang Seimbang

Jika Anda rencananya melakukan perjalanan jauh, sebaiknya menerapkan pola makan 4 Sehat 5 Sempurna.

Tingkatkan konsumsi protein berkualitas, seperti daging, telur, atau susu, sangat penting untuk mempertahankan kekuatan otot serta metabolisme agar tidak mudah merasa lelah.

3. Tidur Cukup

Saat berpuasa, tubuh cenderung merasa mengantuk atau ingin tidur karena menyimpan banyak energi, tetapi bisa juga membuang energi yang cukup besar sehingga menyebabkan kelelahan.

Tidur yang cukup dapat membantu pengemudi mobil tetap dalam kondisi optimal dan konsentrasi saat mengemudi di jalan raya.

4. Minum Vitamin

Bagi para pengemudi yang memiliki pengalaman berkendara yang tinggi atau sering menghadapi kemacetan yang panjang, mengonsumsisuplemen vitaminsaat berbuka puasa bisa menjadi keuntungan.

Vitamin bisa membantu menjaga kesehatan sistem saraf serta memperkuat daya tahan tubuh, sehingga respons refleks saat berkendara tetap lancar meskipun dalam keadaan puasa.

Kondisi tubuh yang fitmerupakan faktor utama dalam menjaga keselamatan. Jika merasa mengantuk atau pusing berlebihan saat berkendara, jangan ragu untuk berhenti sejenak demi menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.

Lebih baru Lebih lama