Gubernur Ria Norsan : Festival Cap Go Meh 2026 Sukses Menjadi Simbol Nyata Kerukunan Antarumat Beragama dan Miniatur Kebhinekaan Indonesia

Foto : Istimewa


SINGKAWANG – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 dan Festival Cap Go Meh 2026 di Kota Singkawang sukses menjadi simbol nyata kerukunan antarumat beragama dan miniatur kebhinekaan Indonesia, Selasa (3/3/2026). Momentum tahun ini terasa sangat istimewa karena suasana kemeriahan lampion bersanding harmonis dengan atmosfer ibadah bulan suci Ramadan, menciptakan gambaran toleransi yang kuat di tengah masyarakat Kalimantan Barat.


Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan bahwa semangat "Tahun Kuda Api" yang menyertai perayaan kali ini harus dimaknai sebagai pendorong ketangguhan dan keberanian dalam memajukan daerah. "Perpaduan cahaya lampion dan atmosfer ibadah Ramadan adalah bukti nyata keharmonisan kita. Mari jadikan ini momentum mempererat kebersamaan untuk Kalbar yang lebih maju," ujar Norsan di hadapan ribuan pengunjung dan tokoh nasional yang hadir.


Event yang telah masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) ini dimeriahkan oleh 722 peserta, termasuk arak-arakan naga, barongsai, parade kendaraan hias, hingga atraksi Tatung yang menjadi puncak spiritualitas budaya lokal. Kehadiran tokoh nasional seperti Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang, Menko Infrastruktur AHY, serta Mendagri Tito Karnavian, semakin mempertegas posisi Cap Go Meh Singkawang sebagai agenda budaya berskala internasional yang didukung penuh oleh pemerintah pusat.


Selain menjadi ajang pelestarian budaya, festival bertema “Harmoni Imlek Nusantara” ini juga menjadi ruang refleksi atas keberagaman bangsa. Para tokoh nasional yang hadir sepakat bahwa menjaga persatuan di tengah perbedaan adalah aset terbesar Indonesia dalam menghadapi dinamika global, dengan Singkawang sebagai teladan utama kota paling toleran yang mampu merawat tradisi sekaligus melangkah menuju kemajuan ekonomi kreatif. (surya)





Lebih baru Lebih lama