494 Jemaah Yogyakarta Berangkat Haji Tahun Ini

YOGYAKARTA - Kota Yogyakarta akan mengirimkan 494 calon jemaah yang akan berangkathajipada tahun 2026. Mereka dikirim dalam empat kelompok penerbangan (kloter).

Ini merupakan pertama kalinya penyelenggaraan ibadah haji diatur oleh Kementerian Haji dan Umrah.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Yogyakarta, Irfan Zainudin, menyebutkan bahwa jemaah tertua dari Yogyakarta berusia 85 tahun dan yang terkecil berusia 19 tahun.

Pada pelaksanaannya, Irfan menyebutkan tiga aspek yang menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji.

"Pertama, keberhasilan ritual memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung sesuai ajaran Islam dengan aman, nyaman, dan efisien. Keberhasilan ekosistem ekonomi haji yaitu mendorong penyelenggaraan haji agar memberikan dampak positif terhadap perekonomian, serta meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha UMKM," katanya, Rabu (15/4).

Poin ketiga ialah keberhasilan peradaban dan keadaban, menjadikan momen haji sebagai alat untuk memperkuat konsep persaudaraan serta ikatan kebangsaan yang menggabungkan berbagai elemen masyarakat.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, mengingatkan para jemaah calon haji untuk mempersiapkan diri secara maksimal serta menjaga nama baik Kota Yogyakarta.

"Yang terpenting adalah menjaga kesehatan, semangat kerja sama antar sesama. Saling menjaga sesama jamaah dan saling membantu," kata Wawan.

Jumlah jamaah calon haji dari Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun ini mencapai 3.830 orang. Mereka akan dilepas menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Yogyakarta.

Pergiannya pada musim haji 1447 Hijriah ini menjadi momen penting karena kali pertama jemaah akan berangkat langsung melalui Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo.

Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X pada acara Pamitan Haji DIY di Kepatihan, Rabu (15/04), menyampaikan bahwa musim haji tahun ini memiliki makna khusus.

Selain menjadi titik awal penggunaan YIA, jemaah DIY juga merupakan yang pertama di Indonesia yang akan mengalami inovasi model hotel haji.

"Jemaah haji DIY pada musim ini menjadi yang pertama diberangkatkan melalui Embarkasi Yogyakarta dan akan mengalami pengalaman baru dengan penerapan model penginapan haji, yang merupakan inovasi pertama di Indonesia," kata Wakil Gubernur DIY.

Lebih baru Lebih lama