TEMINABUAN- Sebanyak 20 jemaah calon haji (calhaj) dari Sorong Selatan dan empat jemaah dari Maybrat telah dipastikan akan berangkat pada musim Haji 2026. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sorong Selatan Nurain Iskandar Alam menyampaikan, jumlah jamaah dari wilayah Sorong Selatan sebelumnya berjumlah 21 orang, tetapi satu di antaranya pindah ke luar daerah.
Pelepasan jemaah tingkat kabupaten akan diadakan pada 3 Mei 2026 oleh Bupati Sorong Selatan Petronela Krenak, dilanjutkan dengan pelepasan tingkat Provinsi Papua Barat Daya di Kota Sorong.
"Jemaah akan tinggal di asrama haji selama dua hari sebelum diberangkatkan ke Embarkasi Makassar pada 7 Mei, lalu berangkat ke Tanah Suci pada 9 Mei," kata Nurain kepadaMEDIAHARIANDIGITAL, Rabu (15/4/2026).
Ia menjelaskan, pada tahun ini terjadi perubahan dalam cara pelayanan kepada jemaah.
Sebelumnya kembali ke Sorong Selatan setelah acara pelepasan di tingkat provinsi, tetapi sekarang tinggal di asrama hingga waktu keberangkatan.
Menurut Nurain, hampir semua tahapan persiapan, termasuk pemeriksaan kesehatan jemaah, telah selesai.
"Koper yang belum tiba, insyaallah akan lengkap minggu ini," katanya.
Terus Nurain, pendanaan dari pemerintah daerah sedang dalam proses pengajuan.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, semua biaya perjalanan dari keberangkatan hingga kepulangan jamaah ditanggung oleh pemerintah daerah.
Sebagai bagian dari layanan tambahan, Kemenhaj Sorong Selatan menyediakan hadiah gratis berupa selendang, bantal leher, jilbab, dan buku catatan doa.
"Fasilitas ini merupakan hal yang baru yang belum pernah diberikan sebelumnya," ujar Nurain.
Waspada modus penipuan
Nurain mengajak masyarakat, khususnya calon jamaah, untuk berhati-hati terhadap berbagai cara penipuan yang menggunakan nama Kementerian Haji dan Umrah.
Di antaranya permintaan perbaruan data NIK dengan mengirimkan foto KTP melalui WhatsApp, permohonan pelunasan biaya haji yang tidak sah, pengiriman tautan yang mencurigakan, serta panggilan telepon atau video untuk memverifikasi informasi pribadi.
Terdapat tiga orang yang hampir tertipu oleh modus tersebut, dan mereka telah memverifikasi kepada kami. Jika ada informasi terkait layanan haji, mohon segera menghubungi kantor resmi," kata Nurain.
Mengenai daftar tunggu haji di Sorong Selatan, Nurain menyebutkan jumlahnya mencapai 434 orang dengan masa menunggu hingga 26 tahun.
Durasi antrian ini sama di seluruh Indonesia, sehingga jemaah Sorong Selatan yang mendaftar haji pada 2026 akan berangkat pada musim 2052-2053.