Jalan Tol Getaci-Pangandaran, 2 Jam dari Bandung, 4 Jam dari Jakarta, Terancam Gagal Dibangun

Jalan Tol Getaci-Pangandaran, 2 Jam dari Bandung, 4 Jam dari Jakarta, Terancam Gagal DibangunPANGANDARAN- Berkunjung ke Pangandaran, Jawa Barat, memang sangat menyenangkan dan menarik. Tidak heran jika banyak wisatawan yang selalu ingin kembali ke tempat tersebut.

Selain pantai, di kawasan yang merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Ciamis, terdapat banyak tempat wisata lain yang seluruhnya menarik untuk dikunjungi.

Sebagai informasi, beberapa tempat wisata terkemuka di Kabupaten Pangandaran meliputi objek wisata pantai seperti Karapyak, Karang Nini, Pananjung, Karang Tirta, Batuhiu, Batukaras serta Pantai Madasari.

Selain itu, terdapat juga objek wisata alam berupa sungai yang sangat cocok untuk aktivitas body rafting seperti Citumang, Santirah, Jogjogan, Green Canyon, Goa Sinjang Lawang, dan sebagainya.

Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) setempat, di Pangandaran terdapat 170 objek wisata yang terdiri dari 15 objek wisata buatan, 27 objek wisata budaya, dan 128 objek wisata alam.

Berlibur ke Pangandaran, kita juga akan dihibur dengan berbagai pilihan hotel atau penginapan mulai dari yang mahal hingga yang terjangkau.

Demikian pula dalam hal makanan, di Pangandaran terdapat banyak tempat kuliner yang menyediakan hidangan yang sangat enak, mulai dari seafood hingga masakan tradisional.

Satu-satunya kendala yang membuat orang enggan berkunjung ke Pangandaran adalah lama perjalanan, khususnya dari kota-kota seperti Bandung dan Jakarta yang menjadi dua sumber utama pengunjung.

Sudah bertahun-tahun lamanya, perjalanan dari Bandung ke Pangandaran yang jaraknya sekitar 170 kilometer memakan waktu 6-7 jam. Selanjutnya, perjalanan dari Jakarta yang berjarak 330 kilometer membutuhkan waktu 8-9 jam.

Lama waktu tempuhnya jika dalam kondisi normal. Berbeda ceritanya jika terjadi kemacetan, bisa seharian atau semalaman harus berada di jalan raya sebelum tiba di Pangandaran.

Mungkin saja, pengguna jalan di jalur ini sudah terbiasa dengan kemacetan yang sangat parah dan sering terjadi kapan saja di Cileunyi, Nagreg, Kadungora, Leles, Limbangan, Gentong, dan sebagainya.

Tentu saja, keadaan tersebut dapat membuat para pengunjung merasa lelah. Niat untuk bersenang-senang dan menikmati berbagai tempat wisata di Pagandaran bisa hilang karena terbayang kemacetan yang akan dialami kembali saat pulang nanti.

Dari Jakarta memakan waktu 4 jam, dari Bandung memakan waktu 2 jam

Terhembus angin dari langit, guna mengatasi kendala kemacetan, pemerintah berencana membangun Jalan Tol Getaci yang memiliki panjang 206,65 km, melintasi wilayah Gedebage Bandung-Garut-Tasikmalaya-Ciamis-Banjar-Pangandaran hingga Cilacap.

Telah disampaikan bahwa Tol Getaci, yang merupakan bagian dari proyek besar Jalan Tol Trans Jawa Selatan, akan segera dibangun hingga Tasikmalaya mulai tahun 2026 dan direncanakan dapat beroperasi pada tahun 2029.

Dengan adanya Tol Getaci, perjalanan dari Jakarta ke Pangandaran yang berjarak 330 km dapat ditempuh dalam waktu 4 jam, sedangkan dari Bandung (170 km) hanya membutuhkan waktu 2 jam saja.

Estimasi durasi perjalanan ke Pangandaran dari Bandung dan Jakarta yang sangat singkat, mengacu pada Undang-Undang Lalu-Lintas (UU No. 38 Tahun 2004) mengenai Jalan serta Peraturan Pemerintah No. 15 Tahun 2005 (dan perubahannya) tentang Jalan Tol.

Disebutkan dalam UU No. 38 Tahun 2004, batas kecepatan minimum di jalan tol adalah 60 km per jam dan maksimum 100 km per jam.

Jika berkendara dengan kecepatan rata-rata 90 km per jam, jarak Jakarta-Pangandaran yang sejauh 330 km dapat dicapai dalam waktu 4 jam, sedangkan Bandung-Pangandaran (170 km) hanya membutuhkan 2 jam.

Secara spesifik, berangkat dari Jakarta pukul 06.00 WIB maka pukul 10.00 WIB sudah tiba dan bisa menikmati keindahan deburan ombak Pantai Pangandaran. Dari Bandung lebih cepat lagi, durasi perjalanan hanya 2 jam saja.

Bagi yang ingin pergi ke objek wisata Pangandaran, segera keluar melalui Gerbang Tol Getaci Patimuan di wilayah Kalipucang yang langsung terhubung dengan jalan raya nasional menuju Pangandaran.

Tol Getaci Terancam Tidak Jadi Dibangun

Sayangnya, informasi terkini menyebutkan bahwa proyek Jalan Tol Getaci yang menghubungkan dua provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah kini justru dalam ancaman kegagalan.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan pernyataan bahwa Jalan Tol Getaci hingga saat ini masih belum mampu menarik minat para investor. Alasannya, proyeksi jumlah lalu lintas atau tingkat penggunaan jalan dianggap kurang menggiurkan.

"Biasanya jika satu proyek yang kita ajukan tidak mendapat banyak minat, biasanya karena trafiknya kurang," ujar Dody menjawab pertanyaan wartawan di Kantor Kementerian PU, Jumat 10 April 2026.

Dody menjelaskan, biasanya ketika sebuah proyek infrastruktur tidak diminati, pemerintah akan memberikan bantuan konstruksi (chip in) dengan harapan meningkatkan minat para investor.

"Jika lalu lintasnya tidak cukup, maka pemerintah harus turut berkontribusi agar tetap menarik. Dengan adanya keterbatasan anggaran saat ini, kontribusi pemerintah akhirnya terabaikan," katanya.

Selanjutnya Dody menyampaikan, Kementerian PU saat ini sedang menimbang untuk mempercepat pelaksanaan proyek-proyek prioritas lainnya.

Salah satu upaya mempercepat pembangunan proyek Bendungan Cibeet dan Bendungan Cijurey untuk mengurangi bahaya banjir di wilayah Kabupaten Bogor, Karawang, dan Bekasi.

Lebih baru Lebih lama