MEDAN -Sedihnya Ester Hasibuan, selama 3 tahun menabung untuk membeli motor secara tunai, kini motornya malah hilang dicuri pencuri. Ester baru saja membayar pajak dua hari sebelum motornya hilang. Ester adalah seorang pegawai di perusahaan jasa pengiriman. Mesin yang merupakan Honda Beat Street dengan nomor plat BK 5563 AMU hilang dicuri saat ia sedang bekerja.
Kejadian pencurian terjadi pada hari Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 19.11 WIB, di Jalan Platina Raya, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Korban, Ester Hasibuan (26), seorang karyawan J&T, menceritakan urutan kejadian yang ia alami, ketika itu ia sedang fokus pada pekerjaannya.
Namun Ester terkejut ketika rekan kerjanya memberitahukannya bahwa sepeda motornya dicuri oleh seseorang yang tidak dikenal. Setelah mendengar hal tersebut, ia langsung menonton ulang rekaman Closed-Circuit Television (CCTV), ternyata dua orang pria asing diduga pencuri sedang mencuri sepeda motor miliknya yang terparkir di area parkir tempat kerjanya.
Selanjutnya, Ester menerangkan melalui rekaman CCTV, dua pria asing ini sering kali mengunjungi lokasi kerjanya.Setelah situasi membaik, keduanya berhenti di tempat kerja korban, lalu salah satu pelaku menggunakan pakaian putih dan topi hitam mendekati sepeda motor milik korban.
Sementara rekan pelaku lainnya berjaga di atas sepeda motor dengan mengenakan kaus hitam dan helm. Sebelum melakukan aksinya, pelaku terlebih dahulu mengenakan masker untuk menutupi wajahnya dan mengeluarkan sebuah alat kunci T dari saku celananya.
Posisi kereta saya tertutup, di sebelah ada mobil pick up dan di belakangnya juga ada mobil, mungkin pelaku mengira ada celah, karena posisi saya duduk tidak terlihat ke arah parkiran.
Saya tahu dari teman yang bertanya di mana kunci motornya, lalu saya menjawab ada di saku celana, "itu kereta kamu dibawa," kata Ester menirukan ucapan temannya saat diwawancarai Tribun Medan di lokasi, Senin (22/6/2026).
Ester berusaha mengejar dua pelaku tersebut, tetapi jejak mereka menghilang. Warga asal Bagan Batu, Provinsi Riau ini mengungkapkan bahwa sepeda motor yang hilang dicuri itu ia kumpulkan uang dari hasil kerjanya selama tiga tahun agar bisa membelinya secara tunai.
Sebelum menghilang, ia sempat membayar pajak motor Honda Beat Street miliknya. "Dua hari yang lalu, saya baru saja membayar pajak motor, tiba-tiba hilang dicuri oleh dua orang pria yang diduga pencuri," katanya.
Tidak hanya itu, di dalam jok motor miliknya terdapat dompet yang berisi KTP, ATM, STNK, SIM, dan uang. Ester mengakui bahwa kedua tersangka pelaku yang memiliki penampilan serupa telah beberapa kali mencuri sepeda motor milik warga.
"Dengan ciri-ciri yang sama, ambil sepeda motor saya, di toko kue, jasa cuci, orangnya sama," tegasnya.
Merasa kecewa melihat motornya, Ester kini tinggal di rumah saudaranya yang berada di Hamparan Perak. "Maka setiap kali pulang kerja, saya selalu naik kendaraan bersama teman yang arahnya sama dengan rumah saya," katanya.
Karyawan jasa pengiriman ini berharap kepada pihak kepolisian agar segera menyelesaikan kasus pencurian yang sering terjadi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.
"Telah banyak korban, segera tuntaskan laporan para korban, sudah banyak orang yang menjadi korban, bukan hanya sekadar untuk mendapatkan sepeda motor itu, mohon bantuan pak polisi menyelesaikan kasus tersebut," ujarnya.