Foto : Istimewa
MEMPAWAH – Masjid tidak boleh sekadar menjadi tempat ibadah ritual, melainkan harus bertransformasi menjadi pusat peradaban dan pembentukan karakter generasi muda. Dari teras-teras masjid inilah investasi moral jangka panjang ditanamkan agar kelak lahir para pemimpin yang membawa kemajuan bagi Kabupaten Mempawah. Visi besar tersebut menjadi ruh utama dalam pembukaan rangkaian lomba keagamaan menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di halaman Masjid Besar Darussalam, Kelurahan Pasir Wan Salim, Mempawah Timur, Senin malam (15/6/2026).
Pemerintah Kabupaten Mempawah menegaskan komitmen penuhnya untuk terus mengawal dan mendukung program pembinaan mental keagamaan seperti ini. Saat membuka acara, Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Abdul Malik, menyatakan bahwa esensi dari peringatan 1 Muharram adalah evaluasi diri dan penguatan semangat hijrah—berpindah dari kondisi kurang baik menuju pribadi yang lebih berkualitas. Oleh karena itu, kolaborasi antara pengurus masjid, panitia, guru, dan masyarakat dalam menggelar acara ini patut mendapat apresiasi tinggi karena berdampak langsung pada pembangunan SDM lokal.
Rangkaian perlombaan yang melibatkan anak-anak tingkat TK/PAUD, SD, hingga SMP ini dikonsep sebagai sarana edukasi spiritual yang rekreatif. Melalui cabang lomba seperti azan, hafalan surah pendek, hingga peragaan busana muslim, anak-anak diajak mengenali dan mencintai nilai-nilai Islam dengan cara yang menyenangkan sejak usia dini. Pendekatan emosional yang positif ini dinilai jauh lebih efektif dalam menanamkan fondasi akhlak mulia pada anak.
Menariknya, mentalitas juara yang sehat juga ditekankan sejak awal agar para peserta tidak terjebak pada orientasi hasil akhir. Abdul Malik secara khusus memotivasi anak-anak agar tampil penuh percaya diri tanpa membebani diri dengan target harus menang. Menurutnya, keberanian untuk berdiri di depan publik, kemauan keras untuk belajar, serta konsistensi untuk memperbaiki diri adalah esensi sejati dari sebuah kemenangan.
Suasana pembukaan sendiri berjalan sangat khidmat sekaligus meriah oleh antusiasme ratusan pasang mata warga yang memadati lokasi. Setelah seremoni pembukaan selesai, malam sakral tersebut dilanjutkan dengan siraman rohani lewat tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh Ustaz Sahruddin, lalu ditutup dengan doa bersama. Agenda tahunan ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Mempawah Timur, Lurah Pasir Wan Salim, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para orang tua yang setia mendampingi buah hati mereka berkompetisi.
