Penggemar Mesir kecewa dengan wasit usai kalah dari Argentina


ATLANTA - Suporter tim nasional Mesir merasa kecewa terhadap kepemimpinan wasit Francois Letexier setelah tim kesayangan mereka kalah 2-3 dari Argentina dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Selasa.

"Kami seharusnya mendapatkan hasil yang lebih baik. Ada beberapa hal yang memicu pertanyaan dalam pertandingan ini, termasuk soal gol kami yang dibatalkan," ujar salah satu suporter Mesir, Wail.

Wail menyebutkan tentang gol kedua Mesir yang dicetak oleh Mostafa Zaki Abdelraouf pada menit ke-58, yang dianulir karena wasit Letexier menganggap ada pelanggaran terhadap Lisandro Martinez setelah melihat ulang melalui VAR. Meskipun skuad Mesir sempat memprotes keputusan tersebut, wasit tetap pada pendiriannya.

Meski begitu, Mesir berhasil mencetak gol tambahan dan memimpin 2-0 berkat gol kedua Mostafa Zaki Abdelraouf pada menit ke-67, yang merupakan penyelesaian dari gol pertama Yasser Ibrahim di menit ke-15. Namun, Argentina mampu menyamakan kedudukan melalui aksi Cristian Romero pada menit ke-79 dan Lionel Messi di menit ke-83.

Tim Tango akhirnya memenangkan pertandingan setelah Enzo Fernandez mencetak gol pada menit ke-90+2. Gol ketiga Argentina itu menjadi kontroversi karena sebelumnya terdapat dua kejadian di dalam kotak penalti Argentina yang kemungkinan merupakan pelanggaran.

Pertama, Alexis Mac Allister menarik jersi Hamdy Fathy. Wasit membiarkan pertandingan berlanjut. Kedua, Julian Alvarez terlihat menjatuhkan Mohamed Salah di dalam kotak penalti. Dari situasi tersebut, bola lalu dialirkan ke depan hingga sampai ke penguasaan Lautaro Martinez yang memberikan assist untuk gol Enzo Fernandez.

"Sebelum gol ketiga mereka, ada pelanggaran yang berpotensi penalti. Padahal, ketika kami membuat gol (kedua), wasit meniup peluit," tutur Eiad, suporter Mesir lainnya.

Rekan Eiad, Mahmoud, bahkan menilai bahwa Mesir tampil lebih baik dari Argentina selama pertandingan di Atlanta. Mahmoud menegaskan bahwa suporter Mesir bangga dengan perjuangan tim nasional mereka di Piala Dunia 2026.

"Kami seharusnya memenangi pertandingan. Kami kecewa dengan wasit. Hasil ini sangat disayangkan," kata dia.

Rasa frustrasi suporter Mesir sempat diluapkan di hadapan pendukung Argentina di luar stadion, di mana mereka menggerakkan tangan seolah-olah sedang menghamburkan uang. Namun, suporter Argentina tidak terpancing sehingga tidak terjadi gesekan.

Meski kalah dari Argentina, Mesir telah mencatatkan sejarah di Piala Dunia 2026. Di turnamen ini, Mesir menjadi pertama kalinya masuk ke fase gugur setelah sebelumnya tertahan di grup pada edisi 1934, 1990, dan 2018.

Mesir juga berhasil mencatatkan kemenangan pertama mereka di babak gugur setelah mengalahkan Australia di babak 32 besar.

Sementara itu, Argentina, juara Piala Dunia 2022, berhak melangkah ke perempat final Piala Dunia 2026 untuk menghadapi Swiss yang menundukkan Kolombia di babak 16 besar.

Lebih baru Lebih lama