
PT Bluebird Tbk (BIRD) menambah jumlah armada taksi hingga hampir 28% di Kota Semarang guna menghadapi peningkatan permintaan transportasi selama masa Natal dan Tahun Baru.
Peningkatan ini dilakukan setelah permintaan layanan Bluebird di Semarang meningkat lebih dari 36% hingga Oktober 2025 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Kepala Manajer Grup Bluebird Jateng & DIY, Wahyu Tri Cahyono, menyatakan bahwa penambahan kendaraan merupakan tindakan penting dalam memastikan kelancaran pelayanan selama musim liburan.
"Untuk menyeimbangkan peningkatan permintaan, kami memperkuat layanan dengan menambah jumlah armada hampir 28%," kata Tri dalam konferensi pers di Semarang, Kamis (27/11/2025).
Semarang merupakan salah satu tempat tujuan wisata utama saat liburan. Data dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang menunjukkan bahwa jumlah pengunjung biasanya meningkat lebih dari 30% setiap perayaan Natal dan Tahun Baru.
Kondisi ini menyebabkan permintaan transportasi meningkat secara signifikan, khususnya di area-area yang menjadi pusat pergerakan seperti bandara, stasiun, pusat belanja, dan daerah pariwisata.
Tri menambahkan, dengan penambahan armada, Bluebird kini mampu memperluas cakupan layanan di berbagai titik penting. Perusahaan juga bekerja sama dengan beberapa universitas, termasuk Universitas Diponegoro, untuk memperkuat pelayanan di kalangan mahasiswa. Selain itu, Bluebird meningkatkan pelatihan bagi pengemudi, khususnya terkait pengetahuan tentang destinasi wisata dan kuliner lokal.
"Ketika sopir memiliki pemahaman tentang pariwisata dan kuliner, mereka mampu mengajak pengunjung untuk memperpanjang waktu tinggal, dari yang awalnya hanya satu malam menjadi dua malam atau lebih," katanya.
Tidak hanya memperkuat armada fisik, Bluebird juga meningkatkan kemampuan digital. Selama tahun 2025, penggunaan fitur Harga Tetap di aplikasi MyBluebird di Semarang meningkat lebih dari dua kali lipat.
Penggunaan aplikasi tersebut meningkat lebih dari 45%, sementara jumlah pesanan melalui aplikasi naik sebesar 38%. Tren ini menunjukkan bahwa masyarakat Semarang semakin mempercayai layanan digital dalam kebutuhan transportasi harian mereka.
Kepala Pemasaran PT Blue Bird Tbk, Monita Moerdani, menyampaikan bahwa kebutuhan transportasi di setiap kota berbeda-beda. Menurutnya, Semarang menghadapi tantangan khusus, seperti kemacetan dan kurangnya ruang parkir, terutama pada akhir pekan serta masa liburan.
"Dengan layanan mobilitas yang lengkap, Bluebird siap menjadi mitra perjalanan akhir tahun yang bisa diandalkan bagi pelanggan di berbagai lokasi penting Semarang," ujar Monita.