
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi dukungan yang diberikan Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) kepada Kota Medan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi dengan menyediakan beberapa bantuan logistik untuk warga yang terkena banjir.
Penghargaan ini disampaikan oleh Wali Kota Medan Rico Waas setelah menerima bantuan yang diberikan oleh Wakil Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA), Shaima Al Hebsi, di Posko Bantuan Bencana Kota Medan, Gedung PKK, Medan Petisah, pada Sabtu (13/12).
Dalam pertemuan singkat itu, Rico Waas menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk solidaritas mendalam dari Pemerintah dan masyarakat Uni Emirat Arab, di mana rasa sedih yang dirasakan warga Kota Medan akibat bencana banjir juga dirasakan oleh mereka.
"Kami tentu menghargai dan sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Uni Emirat Arab dengan memberikan bantuan ke Posko Bantuan Bencana Kota Medan," ujar Rico Waas bersama Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, Kadis Sosial, Khoiruddin Rangkuti, dan Kabag Kerjasama, Seri Inderahayu.
Dijelaskan oleh Rico Waas, bantuan yang diberikan Pemerintah Uni Emirat Arab meliputi beras sebanyak 30 ton, serta 300 paket yang masing-masing berisi kebutuhan pokok, perlengkapan bayi, dan peralatan ibadah sholat. Nantinya bantuan tersebut akan disalurkan kepada warga Kota Medan yang terkena dampak banjir.
"Kota Medan masih belum pulih sepenuhnya, banyak masyarakat yang masih mengalami dampaknya," kata Rico Waas.
Berdasarkan pendapat Rico Waas, bencana hidrometeorologi masih mungkin terjadi, sebagaimana yang diungkapkan oleh Info BMKG, cuaca ekstrem terus mengganggu Kota Medan. Misalnya, kemarin masih terjadi hujan disertai angin kencang.
"Pasti hal ini perlu menjadi perhatian kita juga dan mempersiapkan tindakan jika masyarakat masih terkena dampak, tentu membutuhkan bantuan serta alat dan logistik yang dapat mendukung kehidupan masyarakat Kota Medan yang sedang terdampak," ujar Rico Waas.
Ditambahkan oleh Rico Waas, di sela-sela pertemuan dengan Wakil Duta Besar UEA, mereka juga berkeinginan untuk bertemu lebih lanjut guna membahas hal-hal yang dapat dijalin kerjasama antara UEA dan Pemko Medan. Dengan potensi yang dimiliki Kota Medan, tentu ada kesempatan kerjasama baik melalui pendidikan, kuliner, maupun kebudayaan.
"Semoga di masa depan akan terjadi diskusi-diskusi yang baik seperti ini. Namun yang paling penting adalah Pemko Medan mengapresiasi rasa solidaritas yang diberikan oleh UEA serta Bulan Sabit Merah (Red Crescent) UEA dengan memberikan bantuan dan dukungan kepada Kota Medan dalam menghadapi banjir", ujar Rico Waas.