Lepas 1.858 Jemaah Haji Kalbar 2026, Gubernur Ria Norsan Tegaskan Komitmen Pelayanan Terbaik

Foto : Istimewa

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi melepas keberangkatan 1.858 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kalbar untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Rangkaian seremoni pelepasan ini berlangsung khidmat di Pendopo Gubernur Kalbar pada Senin (4/5/2026), yang sekaligus menandai dimulainya perjalanan ibadah para jemaah menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Batam. Dari total kuota tersebut, komposisi jemaah terdiri atas 1.749 jemaah reguler, 93 jemaah prioritas lansia, 7 orang dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 9 Petugas Haji Daerah. Angka ini mengalami sedikit penyesuaian akhir dari data awal Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) yang mencatat 1.861 orang, demi memastikan kesiapan optimal seluruh jemaah yang berangkat.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ria Norsan menekankan bahwa penyelenggaraan ibadah haji bukan sekadar urusan administratif belaka, melainkan sebuah tanggung jawab besar yang menyangkut pelayanan kemanusiaan dan ibadah. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan terbaik guna memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran jemaah sejak hari keberangkatan hingga nanti kembali ke tanah air.


Jika melihat peta sebaran wilayah, Kota Pontianak mendominasi kuota tahun ini dengan mengirimkan 1.474 jemaah reguler dan 25 lansia. Wilayah lain yang menyusul di antaranya adalah Singkawang dengan 122 jemaah reguler dan 2 lansia, Sintang dengan 38 jemaah reguler dan 10 lansia, serta Kubu Raya yang mencatat 36 jemaah reguler dan 22 lansia. Selanjutnya, sebaran jemaah reguler dan lansia berturut-turut diisi oleh Mempawah (18 jemaah, 10 lansia), Ketapang (14 jemaah, 7 lansia), Sambas (13 jemaah, 5 lansia), Melawi (12 jemaah, 2 lansia), Sanggau (11 jemaah, 3 lansia), Kayong Utara (9 jemaah, 3 lansia), dan Sekadau (2 jemaah, 3 lansia). Sementara itu, Kabupaten Bengkayang mengirim 8 jemaah reguler, Landak 2 jemaah reguler, dan Kapuas Hulu dengan 1 jemaah reguler serta 5 lansia.


Untuk manajemen keberangkatan, PPIHD membagi seluruh jemaah ke dalam lima kelompok terbang (kloter), yaitu Kloter BTH-14 hingga BTH-18. Rinciannya, Kloter BTH-14 yang berisi sekitar 444 jemaah merupakan gabungan dari Singkawang, Sambas, Sanggau, Landak, Bengkayang, dan Pontianak. Kloter BTH-15 (±445 jemaah) serta Kloter BTH-17 (±444 jemaah) didominasi oleh jemaah asal Pontianak dan Kubu Raya. Sementara itu, Kloter BTH-16 (±445 jemaah) hampir sepenuhnya diisi oleh jemaah dari Kota Pontianak, dan Kloter BTH-18 (±83 jemaah) menjadi kloter penutup yang menggabungkan jemaah dari Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, Ketapang, Kayong Utara, Mempawah, dan Sekadau. Berbeda dengan mayoritas jemaah yang langsung menuju titik keberangkatan, hanya ada sekitar 231 jemaah asal luar Kota Pontianak dari Kloter 14 dan 18 yang dijadwalkan untuk transit dan menginap di Asrama Haji Pontianak.(arya)

Lebih baru Lebih lama