Aksi Nyata UPI EDY Tanam 500 Bibit Mangrove untuk Selamatkan Pantai Mempawah

 

Foto : Istimewa

MEMPAWAH – Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir di Kabupaten Mempawah. Menyadari pentingnya sinergi tersebut, Unit Pengolahan Ikan (UPI) “EDY” Desa Mendalok, Kecamatan Sungai Kunyit, kembali menegaskan komitmen ekologisnya dengan menggelar aksi penanaman 500 bibit mangrove pada Selasa (9/6/2026). Aksi nyata ini merupakan bagian dari Program Restorasi dan Peduli Lingkungan Tahap II yang dipusatkan di area pesisir tepat di belakang kawasan operasional perusahaan.

Upaya penghijauan pesisir ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan aparat keamanan yang hadir langsung di lokasi. Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Mempawah, Raja Fajar Azansyah, memimpin langsung penanaman secara simbolis. Kegiatan ini juga dikawal oleh berbagai pihak penting, termasuk Camat Sungai Kunyit, Kapolsek Sungai Kunyit, perwakilan POSAL Mempawah, PSDKP Wilker Mempawah, Dinas PKPP Mempawah, Koordinator Penyuluh Perikanan Mempawah, unsur TNI/Polri, Kepala Desa Mendalok, Kepala Desa Semudun, serta elemen masyarakat setempat.

Pihak manajemen UPI EDY menyatakan bahwa program ini didasari oleh tanggung jawab sosial perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan pantai. Kepala Produksi UPI EDY, Hasuni, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran agenda tahap kedua ini. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang mendukung dan berharap aksi korporasi ini mampu memantik kesadaran pelaku usaha lain serta masyarakat luas untuk bersama-sama merawat ekosistem pesisir, khususnya di wilayah Desa Mendalok dan Kecamatan Sungai Kunyit.

Apresiasi tinggi datang dari instansi lingkungan hidup daerah yang menilai aksi ini relevan dengan momentum global. Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Mempawah, Raja Fajar Azansyah, menegaskan bahwa penanaman di bulan Juni ini sangat tepat karena bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus Hari Bahari Sedunia. Menurutnya, perlindungan wilayah pantai merupakan tanggung jawab kolektif yang membutuhkan kerja sama multipihak, bukan sekadar tugas pemerintah semata.

Pemerintah daerah berharap konsistensi program pemulihan ekosistem ini dapat terus dipertahankan oleh pihak swasta demi dampak positif jangka panjang. Raja Fajar mendorong UPI EDY untuk menjaga keberlanjutan program restorasi ini agar kelestarian pesisir Kabupaten Mempawah tetap terjaga. Sebagai penutup rangkaian acara, seluruh tamu undangan dan peserta turun langsung ke area pantai untuk menanam bibit mangrove secara simbolis, merefleksikan komitmen bersama dalam menghijaukan kawasan pesisir.(arya)

Lebih baru Lebih lama