Bupati Halteng Umumkan Program Kesejahteraan Senilai Rp31,5 Miliar

Kebijakan Pemkab Halmahera Tengah dalam Meningkatkan Kesejahteraan Warga

Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program perlindungan sosial dan pelayanan dasar. Hal ini disampaikan dalam berbagai kesempatan, termasuk saat memberikan penghargaan kepada para penerima Lansia Tangguh di acara peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 tahun 2026.

Pada acara tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi masyarakat dalam pembangunan daerah. Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Ahlan Djumadil, Sekretaris Daerah Bahri Sudirman, serta unsur Forkopimda. Dalam kesempatan itu, Bupati berdialog langsung dengan Raeta Sofola, salah satu penerima penghargaan Lansia Tangguh. Ia menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah daerah.

"Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah. Bantuan ini sangat membantu memenuhi kebutuhan hidup kami sehari-hari," ujarnya.

Program Kesejahteraan Warga Halmahera Tengah

Ikram Malan Sangadji menjelaskan bahwa Pemkab Halmahera Tengah terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, terutama kelompok rentan. Sejak tahun 2023 hingga 2026, pemerintah daerah rutin memberikan insentif kepada seluruh lansia sebesar Rp500 ribu setiap bulan. Dana tersebut dititipkan kepada pemerintah desa untuk kemudian disalurkan.

"Bukan hanya PNS, TNI, Polri, atau masyarakat umum. Selama mereka merupakan warga Halmahera Tengah yang memiliki KTP Halmahera Tengah, seluruh lansia berhak menerima insentif sebesar Rp500 ribu setiap bulan," jelasnya.

Selain insentif lansia, Pemkab juga memberikan bantuan sosial lainnya, seperti insentif bagi ibu hamil dan menyusui, janda atau orang tua tunggal, anak yatim piatu, serta penyandang disabilitas. Untuk ibu hamil dan menyusui, diberikan insentif sebesar Rp1 juta per bulan selama 15 bulan, yaitu 9 bulan masa kehamilan dan 6 bulan masa menyusui. Sementara itu, janda, orang tua tunggal, anak yatim piatu, dan penyandang disabilitas masing-masing menerima insentif sebesar Rp500 ribu per bulan.

Layanan Kesehatan Gratis dan Santunan Kematian

Di bidang kesehatan, Bupati menegaskan bahwa masyarakat Halmahera Tengah tidak hanya memperoleh layanan melalui BPJS Kesehatan, tetapi juga mendapatkan dukungan penuh dari Pemkab. Warga yang memiliki KTP Halmahera Tengah dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara gratis, mulai dari pemeriksaan, pengobatan, hingga biaya rujukan, baik di dalam maupun di luar daerah.

"Alhamdulillah, sebelum adanya program kesehatan gratis dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah sudah lebih dahulu melaksanakan pelayanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat," ujarnya.

Selain itu, Pemkab juga memberikan santunan kematian sebesar Rp5 juta kepada setiap keluarga yang ditinggalkan. Jika warga meninggal dunia di luar daerah, Pemkab akan menanggung seluruh biaya pemulangan jenazah hingga tiba di rumah duka.

Investasi di Bidang Pendidikan

Di sektor pendidikan, Bupati menyampaikan bahwa Pemkab terus meningkatkan investasi di bidang sumber daya manusia melalui program beasiswa. Pada Tahun Anggaran 2026, Pemkab mengalokasikan anggaran sebesar Rp31,5 miliar untuk program beasiswa, meningkat dari alokasi tahun sebelumnya sebesar Rp19 miliar.

Program tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa jenjang S1, S2, hingga S3, baik bagi masyarakat umum maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Halmahera Tengah yang ingin melanjutkan pendidikan, sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan karier.

Penghargaan dalam Rangka Harganas Ke-33

Dalam rangkaian peringatan Harganas ke-33 tahun 2026, Pemkab Halmahera Tengah juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah individu dan kelompok yang dinilai berkontribusi dalam pembangunan keluarga. Beberapa penerima penghargaan antara lain:

  • Penghargaan Ayah Teladan diberikan kepada Saifuddin Hayun dari Desa Nurweda, Kecamatan Weda.
  • Penghargaan Lansia Tangguh diberikan kepada Raeta Sofola dari Desa Nurweda, Kecamatan Weda.
  • Penghargaan Kampung KB Terbaik diraih oleh Kampung KB Harimoi dari Desa Goeng, Kecamatan Weda, yang diterima oleh Sekretaris Kampung KB, Yohanis Kobe.
  • Penghargaan Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Terbaik diberikan kepada Suhartini Nurdin, S.Kep., Ners.

Melalui berbagai program tersebut, Pemkab Halmahera Tengah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kualitas hidup warga, serta mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat.

Lebih baru Lebih lama