Jeddah- Kondisi yang berbeda terlihat di depan Hotel Jalal Mutamaiz, wilayah 3 Syisyah, Makkah, Senin (15/6/2026) sore.
Ratusan koper kecil berbaris rapi di depan hotel. Beberapa jemaah terlihat berlalu-lalang sambil menunggu kedatangan bus yang akan mengantarkan mereka ke Bandara Internasional King Abdulaziz (KAIA), Jeddah.
Di antara mereka, ada yang memakai boneka unta berwarna-warni di leher sebagai cinduan untuk keluarga di kampung halaman. Wajah-wajah penuh kegembiraan terlihat jelas setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dan siap kembali ke Indonesia.
Tidak lama setelah itu, bus demi bus tiba di halaman hotel. Para jemaah mulai naik ke dalam bus sambil membawa barang bawaan terakhir mereka. Saat bus berangkat, petugas haji di sektor 3 mengangkat kertas yang berisi pesan seperti 'Haji Mabrur', 'Love u Bpk/Ibu Haji,' hingga 'Selamat Jalan.'
Tidak ketinggalan, Penanggung Jawab Hotel Jalal Mutamaiz, Amir Syarif, juga mengangkat selembar kertas yang bertuliskan 'Sektor 3 Mekah.
Tepuk tangan dan isyarat tangan dari petugas menyertai keberangkatan rombongan jemaah yang meninggalkan hotel tersebut menuju bandara.
Mereka adalah jamaah yang termasuk dalam Kloter BTH 14 dari Kota Singkawang, Kalimantan Barat.
Kloter ini merupakan kelompok terakhir jemaah haji Indonesia dari gelombang pertama yang dikembalikan ke Tanah Air melalui Bandara Internasional King Abdulaziz (KIAA), Jeddah.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi, Ihsan Faisal menyampaikan, keberangkatan BTH 14 menjadi tanda berakhirnya tahap pemulangan jemaah haji gelombang pertama melalui Jeddah.
"Kloter ini adalah kloter terakhir dari tahap gelombang pertama yang akan kembali ke Tanah Air melalui Bandara King Abdulaziz Jeddah," kata Ihsan kepada tim Media Center Haji (MCH).
Ia menyampaikan bahwa seluruh persiapan untuk keberangkatan sudah selesai dilakukan. Para jemaah terlihat penuh semangat dan gembira karena sebentar lagi akan bertemu kembali dengan keluarga setelah menjalani ibadah haji.
"Alhamdulillah semua telah siap. Sebelumnya kami berdiskusi dengan sejumlah jemaah, mereka merasa bahagia dan puas setelah menjalani ibadah haji dan akan kembali ke Tanah Air," ujarnya.
Ihsan mengatakan, dalam 15 hari masa pemulangan gelombang pertama, PPIH Arab Saudi telah mengirimkan total 260 kloter melalui Bandara Jeddah.
Sebanyak sekitar 97.917 jemaah telah dikembalikan dalam tahap ini.
"Pada tahap gelombang pertama ini secara keseluruhan telah kita kirimkan sebanyak 260 kloter dengan jumlah jemaah hingga saat ini sekitar 97.917 jemaah," katanya.
Setelah selesai tahap pemulangan melalui Jeddah, operasional haji Indonesia kini memasuki tahap selanjutnya.
Jemaah dari gelombang kedua yang masih berada di Makkah secara bertahap diberangkatkan ke Madinah sebelum akhirnya kembali ke Indonesia melalui Bandara Amir Mohammad bin Abdul Aziz (AMAA).
"Kita akan beralih ke tahap berikutnya, yaitu gelombang kedua yang akan bertolak ke Kota Madinah Al Munawwarah," ujar Ihsan. (*)
JEDDAH – Tahap pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama melalui Bandara Internasional King Abdulaziz (KAIA), Jeddah, resmi berakhir. Momentum krusial ini ditandai dengan keberangkatan kelompok terbang (kloter) BTH 14 asal Kota Singkawang, Kalimantan Barat, yang menjadi rombongan penutup dari fase pemulangan tersebut.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi, Ihsan Faisal, mengonfirmasi bahwa dengan diberangkatkannya kloter BTH 14, seluruh rangkaian operasional pemulangan gelombang pertama melalui Jeddah telah rampung diselesaikan. Selama 15 hari masa pemulangan fase ini, PPIH Arab Saudi tercatat sukses menerbangkan total 260 kloter ke Tanah Air, dengan jumlah kumulatif mencapai 97.917 jemaah.
Proses pelepasan kloter penutup ini berlangsung khidmat sekaligus haru di depan Hotel Jalal Mutamaiz, wilayah 3 Syisyah, Makkah, pada Senin (15/6/2026) sore. Ratusan koper kecil tampak berbaris rapi di halaman hotel, sementara para jemaah dengan rona bahagia bersiap menaiki bus-bus yang telah disediakan untuk membawa mereka menuju bandara di Jeddah. Beberapa di antaranya bahkan terlihat mengenakan boneka unta warna-warni di leher sebagai buah tangan khas untuk keluarga di kampung halaman.
Keberangkatan rombongan jemaah Singkawang ini dilepas langsung oleh para petugas haji Sektor 3 dan Penanggung Jawab Hotel Jalal Mutamaiz, Amir Syarif. Sebagai bentuk penghormatan dan ucapan selamat jalan, para petugas mengangkat kertas berisikan pesan-pesan menyentuh seperti 'Haji Mabrur', 'Love u Bpk/Ibu Haji', hingga 'Selamat Jalan', yang diiringi riuh tepuk tangan serta lambaian tangan hangat.
Ihsan Faisal menambahkan, berdasarkan dialog dengan para jemaah sebelum keberangkatan, mereka menyatakan kepuasan dan kebahagiaan yang mendalam setelah berhasil menyelesaikan seluruh rukun haji dengan lancar. Usai merampungkan fase Jeddah ini, fokus operasional PPIH Arab Saudi kini beralih sepenuhnya ke gelombang kedua. Jemaah yang saat ini masih berada di Makkah secara bertahap mulai digeser menuju Madinah Al Munawwarah sebelum nantinya dijadwalkan kembali ke Indonesia melalui Bandara Amir Mohammad bin Abdul Aziz (AMAA).
