
Bandung- Dalam ajang Yamaha Classiy Modifest 2026 yang berlangsung bersamaan dengan BBQ Ride, Field and Fleet di Taman Purbawangi, Arcamanik, Bandung, pada Sabtu dan Minggu (13-14.6) lalu, banyak karya modifikasi ditampilkan di kedua acara yang diselenggarakan di lokasi yang sama.
Sebagai juri dalam ajang Yamaha Classy Modifest 2026, Andi Akbar dari Katros Garage, dia membicarakan dampak kenaikan nilai tukar dolar Amerika terhadap suku cadang, atau komponen yang biasanya dia gunakan untuk mengubah motor.
"Beberapa bahan sudah mulai naik, seperti besi dan barang impor lainnya, seperti alat las, misalnya," kata pria yang dipanggil Atenx itu.
Meskipun ia menekankan bahwa bahan yang sepenuhnya diperoleh melalui impor, tentu saja tergantung pada nilai tukar Dollar terhadap Rupiah. "Seperti knalpot yang bermerk dari luar negeri, pasti mengalami kenaikan yang cukup besar," katanya.
Meskipun demikian, minat masyarakat untuk mengubah kendaraannya tetap tinggi. "Modifikasi retro masih cukup diminati, seperti pada Yamaha Classy Modifest ini," katanya.
Biasanya, orang yang ingin mengubah tampilan motornya terlebih dahulu menyiapkan anggaran agar tidak terkejut dengan kenaikan harga barang.
Mengakalinya, yang sebelumnya akan melakukan perubahan yang sangat ekstrem, menjadi tidak terlalu ekstrem.*)