-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan HUT RI 81

Iklan

Banner hut 81

Iklan HUT RI 81

Tag Terpopuler

Gibran Tanggapi Kabinet Bayangan, Ini Pernyataannya

Jumat, 31 Juli 2026 , 06.59 WIB Last Updated 2026-07-31T00:00:32Z

Peran Partisipasi Publik dalam Pemerintahan Demokratis

Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, menyampaikan apresiasi terhadap berbagai inisiatif dan partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya pemerintahan. Ia menekankan bahwa setiap langkah pengawasan yang dilakukan oleh lembaga kredibel, masukan dari masyarakat, serta media memiliki peran penting dalam memastikan kualitas tata kelola pemerintahan.

Gibran juga menyampaikan rasa hormatnya terhadap setiap hasil survei, kajian, maupun analisis yang disampaikan oleh lembaga-lembaga yang dianggap kredibel. Ia menjelaskan bahwa partisipasi masyarakat, termasuk para pengamat, akademisi, dan awak media, merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang sehat.

"Kami menghormati setiap bentuk partisipasi masyarakat, termasuk inisiatif dari anak-anak muda dalam menyampaikan masukan atau membentuk Kabinet Bayangan," ujar Gibran dalam pernyataannya yang diterima di Jakarta pada Rabu (29/7/2026).


Dalam sistem demokrasi, setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, memberikan kritik, dan ikut mengawal jalannya pemerintahan. Menurut Gibran, hal ini menjadi bagian dari kehidupan demokrasi yang sehat dan dinamis.

Ia menegaskan bahwa pengawasan publik yang disampaikan secara objektif, berbasis data, dan berorientasi pada solusi dapat menjadi bahan evaluasi yang baik bagi pemerintah. Dengan demikian, pemerintah dapat terus meningkatkan kinerjanya dan memastikan setiap kebijakan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.


Gibran menyoroti bahwa semangat partisipasi masyarakat akan berdampak positif terhadap kualitas tata kelola pemerintahan. Hal ini juga akan mendorong kemajuan demokrasi di Indonesia dan menjaga kepercayaan publik melalui kerja nyata, keterbukaan, serta akuntabilitas.

Ia menambahkan bahwa tugas pemerintah adalah bekerja dengan lebih baik, mendengar lebih banyak, dan memastikan setiap kebijakan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, pemerintah tidak hanya menjalankan tugasnya, tetapi juga menjaga keseimbangan antara otoritas dan partisipasi publik.


Sebelumnya, koalisi masyarakat sipil mengumumkan pembentukan Kabinet Bayangan sebagai upaya untuk mengawasi kebijakan yang diambil oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.

Inisiatif ini diumumkan pada 17 Juli 2026, dan terdiri dari 15 individu yang berasal dari berbagai latar belakang seperti akademisi, aktivis, hingga peneliti. Masing-masing tokoh tersebut membidangi sektor tertentu yang serupa dengan Kabinet Merah Putih.


Partisipasi masyarakat dalam mengawasi pemerintahan sangat penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas. Dengan adanya inisiatif seperti Kabinet Bayangan, masyarakat dapat memberikan masukan dan kritik yang konstruktif agar pemerintah dapat bekerja lebih baik dan efektif.

Selain itu, partisipasi ini juga menjadi bentuk ekspresi demokrasi yang sehat, di mana setiap warga negara memiliki hak untuk ikut serta dalam proses pengambilan keputusan dan pengawasan pemerintahan. Dengan demikian, pemerintah dan masyarakat dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi semua pihak.

×
Berita Terbaru Update