Kunjungan kerja Presiden Prabowo pada Sabtu (22/8/2026) difokuskan pada peninjauan titik-titik krusial yang terdampak parah, salah satunya di Kabupaten Kubu Raya. Kehadiran Prabowo di lapangan menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus menginstruksikan penguatan sinergi antara pusat dan daerah.
Di saat yang sama, Pemerintah Daerah Kalimantan Barat bersama seluruh unsur terkait dituntut untuk bergerak lebih cepat dan tanggap. Melalui koordinasi ketat dengan tim penanganan pusat, Pemda Kalbar berada di garda terdepan dalam mengeksekusi langkah-langkah mitigasi, pemadaman darat maupun udara, hingga penegakan hukum bagi pihak-pihak yang memicu munculnya titik api. Intervensi langsung dari Presiden ini diharapkan mampu mempercepat pengawasan dan menghentikan eskalasi karhutla.
