Perjalanan awal karier Ruben Amorim sebagai pelatih baru AC Milan nampaknya belum berjalan mulus. Dari tiga laga uji coba yang telah dijalani, tim Rossoneri masih kesulitan meraih kemenangan. Hal ini menjadi tantangan besar bagi Amorim sebelum kompetisi musim 2026/2027 dimulai.
Sejak diperkenalkan sebagai pelatih AC Milan pada Rabu (8/7/2026), menggantikan posisi Massimiliano Allegri, Amorim masih kesulitan membuat tim bertaji. Hasil yang diraih dalam laga pramusim belum sesuai dengan harapan penggemar AC Milan. Setidaknya sudah ada tiga laga yang dilatih langsung oleh Amorim, namun dari ketiganya, belum ada satupun kemenangan yang berhasil dibawa pulang.
Dalam dua laga pertamanya melatih AC Milan, Amorim hanya bisa membawa Rossoneri bermain imbang saja. Yaitu masing-masing melawan Celtic (2-2) dan Inter Milan (1-1). Terbaru, kekalahan telak justru diderita AC Milan saat bermain melawan Chelsea di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia, Sabtu (8/8/2026) tadi malam.

AC Milan yang turun dengan mayoritas pemain pelapisnya, kalah dengan skor tiga gol tak berbalas di tangan Chelsea. Brace gol yang dicetak Joao Pedro yang disempurnakan oleh sumbangan satu gol dari Moises Caicedo membuat AC Milan benar-benar tak berdaya melawan Chelsea. Kekalahan 0-3 melawan tim besutan Xabi Alonso pun menjadi akhir tragis dari tour pramusim AC Milan di Indonesia.
Hasil negatif ini benar-benar membuat Amorim selaku pelatih harus berpikir lebih keras lagi untuk mengembalikan harga diri AC Milan sebagai tim raksasa Italia. Dengan semakin dekatnya tanggal kembali bergulirnya kompetisi musim 2026/2027, Amorim tentu tidak punya banyak waktu lagi untuk beradaptasi dengan AC Milan.
Setelah kalah melawan Chelsea, Amorim menyadari timnya masih perlu banyak perbaikan sebelum menyambut musim baru. "Kami tahu kami bakal kesulitan (melawan Chelsea), tetapi kami disini punya tujuan mempersiapkan diri demi bisa memenangkan pertandingan kompetitif pertama musim ini, sekaligus memberi rasa percaya diri ke pemain," aku Amorim dilansir Sempre Milan.
"Kami punya banyak pemain muda di tim ini, jadi kami berada di jalur yang tepat untuk menempatkan tim ini pada posisi untuk siap memenangkan pertandingan kompetitif pertama musim ini," tambahnya.
"Jujur, dua pekan terakhir sangat positif, kami punya skuad yang besar, jadi kami masih perlu memilih beberapa pemain," lanjutnya.

Sebagai pelatih baru, kemenangan memang tidak selalu jadi hal prioritas yang ingin dicapai, terutama laga pramusim. Hal itulah yang tampaknya sedang direncanakan Amorim, yang masih dalam tahap mengenal tim barunya musim ini. Tak salah jika Amorim terus bereksperimen untuk menerapkan taktik dan gaya bermain yang ia inginkan di AC Milan pada laga pramusim ini termasuk saat timnya dipecundangi Chelsea, tadi malam.
Meskipun belum bisa mempersembahkan tiga poin kemenangan perdana kepada penggemar AC Milan. Amorim sepenuhnya yakin bahwa hasil positif bakal segera didapatkan AC Milan ketika waktunya telah tiba.
Pada laga berikutnya, AC Milan dijadwalkan akan memainkan laga pramusim terakhirnya melawan Manchester United. Laga ujicoba pamungkas antara AC Milan vs Manchester United akan berlangsung di Tarczyński Arena Wrocław, Polandia, Sabtu (15/8/2026) jam 21.45 WIB. Pertandingan ini bakal terasa menarik bahkan emosional, karena Amorim akan berhadapan dengan tim yang pernah ia besut sebelum menangani AC Milan.
Amorim tentu ingin mempersembahkan kemenangan perdana kepada AC Milan, saat melawan Manchester United entah bagaimanapun caranya. Kemenangan terasa krusial untuk menumbuhkan kepercayaan diri pemain dan pelatih AC Milan sebelum menatap laga perdana musim ini melawan Torino di matchday pembuka Liga Italia pada Senin (24/8/2026) mendatang.