-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan HUT RI 81

Iklan

Banner hut 81

Iklan HUT RI 81

Tag Terpopuler

Pemilik Konter HP di Ambarawa Tewas Dibegal, Selalu Sedekah ke Lansia

Minggu, 09 Agustus 2026 , 18.59 WIB Last Updated 2026-08-09T12:00:28Z


Candra Waskito, seorang pemilik toko konter telepon seluler Royal Phone Ambarawa, ditemukan tewas di dalam mobilnya di Kabupaten Grobogan setelah menjadi korban perampokan. Peristiwa ini mengejutkan warga dan masyarakat luas, terutama karena sosok Candra yang dikenal sebagai pribadi yang ramah dan dermawan.


Candra dikenal oleh warga dan warganet sebagai sosok yang suka berbagi rezeki, terutama kepada lansia dan anak-anak yang membutuhkan. Ia sering memberikan bantuan atau bahkan sedekah tanpa pamrih. Sejak usia muda, Candra telah memiliki kepribadian yang baik dan mudah bergaul dengan orang-orang di sekitarnya.

Menurut informasi dari Sekretaris Desa Wirogomo, Slamet Sunar, Candra merupakan warga desa tersebut. Ia tinggal di Desa Wirogomo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Candra dikenal sebagai sosok yang tidak hanya ramah tetapi juga sopan dan mudah berinteraksi dengan siapa pun. Ia sering mengunjungi konternya di Ambarawa, namun juga pernah tinggal di rumah sendiri yang baru saja direhab.

Kebaikan Candra tidak hanya terlihat dalam kehidupan sosialnya, tetapi juga dalam tindakan nyata seperti berbagi rezeki. Ia biasanya menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu sesama. Hal ini membuat banyak orang mengenalnya sebagai sosok yang baik dan peduli.


Perampokan terjadi di konter telepon seluler milik Candra pada Kamis (6/8/2026). Pelaku berhasil membawa beberapa unit ponsel dari toko tersebut. Setelah kejadian itu, keberadaan Candra tidak diketahui selama beberapa jam hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam mobil Honda Jazz miliknya di Desa Trisari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.

Polres Semarang langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap dua orang terduga pelaku dalam waktu kurang dari dua hari setelah kejadian. Meski demikian, polisi masih terus mendalami kasus ini untuk mengungkap kronologi lengkap serta motif di balik perampokan yang menewaskan Candra.


Kabar kematian Candra menyebar luas di media sosial. Banyak warganet mengungkapkan rasa belasungkawa dan mengenang kebaikan Candra. Beberapa dari mereka pernah berinteraksi dengan Candra saat membeli ponsel di tokonya. Salah satu komentar mengatakan bahwa Candra pernah memberikan diskon besar kepada pelanggan.

"Turut berduka cita mas, terimakasih dulu pernah ngasih saya diskon lumayan gede, semoga tenang disana ya mas," tulis akun @denidnyadontol.

Selain itu, banyak warganet juga menyampaikan harapan agar polisi segera menuntaskan kasus ini dan menangkap semua pelaku. Mereka berharap agar kasus ini bisa segera diselesaikan dengan adil.


Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo menjelaskan bahwa pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan mengenai perampokan di konter milik Candra. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari saksi-saksi.

Dari hasil penyelidikan tersebut, polisi berhasil menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Namun, motif dan rangkaian kejadian masih dalam proses penyidikan. Kapolres menyatakan bahwa penyidik masih terus mengumpulkan fakta hukum untuk memperoleh informasi lebih lengkap.

"Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan setelah proses penyidikan memperoleh fakta yang lengkap," ujar Kapolres.


Jenazah Candra Waskito dimakamkan di TPU Lemahabang, Dusun Seseh, Desa Wirogomo, pada Jumat (7/8/2026) pagi. Proses pemakaman dilakukan dengan dihadiri oleh keluarga dan kerabat dekat. Kebiasaan baik Candra dan kepedulian terhadap sesama kini hanya tinggal kenangan bagi yang mengenalnya.

×
Berita Terbaru Update