
Timnas Indonesia kembali mengalami kesulitan dalam menghadapi Vietnam di ajang Piala AFF. Meskipun sebelumnya, skuad Garuda mampu tampil dominan dan meraih beberapa kemenangan atas tim berjuluk The Golden Star Warriors tersebut, situasi berbeda terjadi saat bertemu di turnamen antarnegara Asia Tenggara yang paling bergengsi.
Dominasi Indonesia terlihat ketika mereka berhasil meraih tiga kemenangan beruntun atas Vietnam dalam Piala Asia 2023 serta dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan format kandang dan tandang. Namun, ketika kedua tim kembali bertemu di Piala AFF, Indonesia justru mengalami kekalahan yang membuat rekor buruk terus berlanjut.
Ini menjadi kali kedua secara beruntun Timnas Indonesia gagal mengalahkan The Golden Star Warriors di ajang Piala AFF. Pada edisi 2024, Indonesia yang menurunkan skuad U-23 harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor 0-1. Praktis, kemenangan terakhir Indonesia atas Vietnam di Piala AFF terjadi pada 2016 atau 10 tahun lalu.
Pada pertemuan tersebut, Tim Merah Putih menang 2-1 pada leg pertama semifinal yang berlangsung di Stadion Pakansari. Adapun leg kedua berakhir sama kuat 2-2 di Hanoi. Setelahnya, Indonesia kembali bertemu Vietnam pada Piala AFF edisi 2020 dan 2022.
Di edisi 2020, kedua tim bermain imbang tanpa gol di fase grup. Sementara itu, pada edisi 2022, Indonesia bermain imbang 0-0 pada leg pertama semifinal di Stadion Gelora Bung Karno, sebelum kalah 0-2 pada leg kedua di markas Vietnam.
Kini, Vietnam kembali menjadi batu sandungan bagi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Kekalahan telak 0-3 membuat peluang Garuda melaju ke babak semifinal semakin berat. Indonesia kini berada di peringkat ketiga klasemen Grup A dengan koleksi enam poin, terpaut satu angka dari Vietnam dan Singapura yang menempati posisi pertama serta kedua.
Dengan hanya menyisakan satu pertandingan, Timnas Indonesia wajib meraih kemenangan saat bertandang ke markas Singapura jika ingin mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026. Hasil imbang maupun kekalahan akan menghentikan langkah pasukan John Herdman di fase grup.
Menghadapi tantangan ini, pelatih John Herdman dan staf kepelatihan harus segera melakukan evaluasi terhadap performa tim. Fokus utama adalah memperbaiki kelemahan di lini pertahanan serta meningkatkan efisiensi serangan agar bisa memberikan hasil maksimal dalam pertandingan selanjutnya.
Selain itu, penting juga untuk menjaga mental pemain agar tidak terlalu terbebani oleh tekanan. Dengan dukungan dari para penggemar dan pendukung setia, Timnas Indonesia memiliki peluang untuk bangkit dan membuktikan bahwa mereka mampu menghadapi tantangan terberat di Piala AFF 2026.