-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan HUT RI 81

Iklan

Banner hut 81

Iklan HUT RI 81

Tag Terpopuler

Hotspot Karhutla Kalbar Turun Jadi 20 Titik, Sinyal Akhir Pertempuran Lawan Karhutla di Ketapang dan Sintang?

Sabtu, 26 September 2026 , 18.27 WIB Last Updated 2026-09-26T11:27:57Z



PONTIANAK – Kabar baik datang dari perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar). Jumlah titik panas atau hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi kini turun menjadi 20 titik, Sabtu (26/09/2026).


Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar, Novel mengatakan, hotspot yang terpantau BMKG saat ini jauh berkurang dibandingkan hari-hari sebelumnya.


"Hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi hanya ada 20. Terkonsentrasi seperti kemarin-kemarin berada di Ketapang dan Sintang,” kata Novel, Sabtu, (26/09/2026).


Selain penurunan hotspot, kondisi jarak pandang di sejumlah wilayah Kalbar juga mulai membaik. Di Sambas, misalnya, jarak pandang telah lebih dari 5 kilometer, dan dinilai sudah kembali normal.

Sementara di Kota Pontianak, jarak pandang pada Sabtu dini hari hingga pagi berada pada kisaran 2 sampai 5 kilometer. Di Ketapang, jarak pandang sempat lebih dari 2 kilometer pada pukul 00.00 hingga 03.00 WIB, kemudian berada di kisaran 1 sampai 2 kilometer.


Kabar baik lainnya datang dari potensi hujan. Novel menyebut pertumbuhan awan penghujan di Kalbar mulai cukup banyak, terutama di Sambas, Bengkayang, dan Singkawang. “Kami harapkan potensi-potensi hujan ini dapat terus berlanjut sampai beberapa hari ke depan. Mudah-mudahan hujan tersebut dapat terjadi di Ketapang, Kayong, serta Singkawang,” ujarnya.


Menurut Novel, hujan di wilayah-wilayah tersebut diharapkan dapat membantu proses pemadaman hotspot yang masih tersisa. Meski kondisi menunjukkan perbaikan, Satgas Darat dikatakan dia, tetap akan memfokuskan penanganan di Ketapang dan Kayong. 


Sementara Satgas Udara, khususnya helikopter patroli, diarahkan ke Ketapang, dan Kayong Utara. Serta beberapa wilayah utara dan timur Kalbar, termasuk Mempawah, Singkawang, Sambas, Sanggau, Sekadau, Sintang, dan Melawi. 


Selain penanganan oleh tim terpadu, Novel berharap potensi hujan yang mulai meningkat dapat terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan. Sehingga jumlah hotspot yang masih tersisa dapat segera dipadamkan.

×
Berita Terbaru Update