-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan HUT RI 81

Iklan

Banner hut 81

Iklan HUT RI 81

Tag Terpopuler

Tiga Kali Meletus Hari ini, Abu Erupsi Anak Krakatau Bergerak Menjauhi Indonesia

Selasa, 08 September 2026 , 10.40 WIB Last Updated 2026-09-08T03:41:34Z

Erupsi gunung anak krakatau


JAKARTA - Aktivitas vulkanik Selat Sunda kembali memanas tanpa peringatan visual yang jelas. Gunung Anak Krakatau secara mengejutkan mencatatkan tiga kali erupsi berturut-turut pada 08/09/2026 pagi, meski sosoknya sama sekali tak terlihat akibat tertutup kabut tebal.


Erupsi yang terjadi pada 08/09/2026 ini terdeteksi penuh oleh instrumen pemantau sejak fajar.


Berdasarkan sistem MAGMA Indonesia, gelombang letusan pertama terekam pada pukul 05.08 WIB dengan amplitudo maksimum 47 mm selama 15 detik, disusul letusan kedua pukul 05.34 WIB (amplitudo 44 mm, durasi 10 detik). 


Puncaknya pada pukul 07.49 WIB dengan amplitudo tertinggi 48 mm selama 19 detik. Petugas Pos Pengamatan PVMBG, Anggi Nuryo Saputro, mengonfirmasi bahwa seluruh rangkaian letusan tersebut sama sekali tidak tampak secara kasat mata karena terhalang cuaca buruk dan kabut pekat di kawasan gunung.


Arah sebaran abu vulkanik pasca-erupsi pada 08/09/2026 diprakirakan mengangkut ancaman keluar dari daratan Indonesia. 


Hasil analisis citra satelit RGB Himawari-9 bersama VAAC Darwin pada pukul 04.00 WIB menunjukkan abu bergerak ke arah selatan–barat daya menuju Samudera Hindia di barat laut Banten, membubung hingga ketinggian 1,8 kilometer (6.000 kaki). 


BMKG mengimbau publik untuk tetap waspada terhadap penurunan kualitas udara dan jarak pandang, serta mewaspadai potensi gangguan rute penerbangan di sekitarnya.

×
Berita Terbaru Update