
Jika kamu baru saja mencoba membuka file melalui File Explorer Windows 11 dan muncul peringatan "File yang kamu coba lihat bisa merusak komputer kamu", jangan khawatir.
Pesan ini tidak berarti komputer Anda terkena virus, tetapi merupakan bagian dari sistem keamanan yang diperkenalkan oleh Microsoft.
Setelah pembaruan keamanan Windows yang dirilis pada 14 Oktober 2025, Microsoft memperkenalkan lapisan perlindungan tambahan dalam fitur Preview Pane (panel pratinjau) di File Explorer.
Fungsi pratinjau otomatis ini kini tidak akan berjalan pada file yang diunduh dari internet atau file yang dilengkapi tanda digital bernama Mark of the Web (MotW). Kebijakan ini dibuat karena sistem menemukan adanya potensi celah keamanan.
Berkas yang memiliki handler pratinjau dapat berisi tautan ke lokasi luar (seperti jalur UNC seperti \\server\path) yang memungkinkan peretas mencuri kredensial NTLM dari komputer pengguna.
Cara Mengatasi Pesan The File You Are Attempting to Preview Harm Your Computer
1. Hapus Kunci Berkas (Unblock File) Secara Tangan
Langkah termudah adalah membuka blokir secara langsung pada file yang terkena pembatasan. Berikut caranya:
- Klik kanan pada file yang ingin kamu buka.
- Pilih Properties.
- Pada tab Umum, cari opsi Unblock di bagian bawah.
- Cek kotak tersebut, kemudian tekan Apply dan OK.
Setelah itu, coba buka atau tampilkan pratinjau kembali. Langkah ini secara resmi direkomendasikan oleh Microsoft Support untuk menghilangkan pemblokiran keamanan internet pada file yang sumbernya sudah kamu percayai.
2. Tambahkan Folder atau Jaringan ke "Daftar Situs yang Dapat Dipercaya"
Jika file berasal dari drive jaringan atau perangkat penyimpanan eksternal, Windows sering kali menganggapnya sebagai file yang berasal dari "zona internet".
Untuk mencegah sistem dari memblokir file dari lokasi tersebut, kamu dapat menambahkan sumbernya ke daftar Trusted Sites atau Local Intranet. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka Pengaturan Internet melalui Panel Kontrol.
- Pilih tab Security.
- Klik Situs Tepercaya atau Jaringan Lokal.
- Masukkan alamat jaringan atau lokasi file Anda di sana.
Dengan cara ini, Windows tidak lagi menganggap file yang berasal dari lokasi tersebut sebagai berisiko.
3. Hapus Tag "Mark of the Web" untuk Banyak File Secara Bersamaan
Jika kamu sering mengunduh banyak file dari internet, tentu merepotkan jika harus membuka kunci satu per satu. Oleh karena itu, gunakan PowerShell agar prosesnya bisa dilakukan secara otomatis. Berikut langkah-langkahnya:
Get-Item -Path "C:\Users\\Downloads" -Recurse | Buka-Kunci-FilePerintah di atas akan menghilangkan atribut Mark of the Web dari semua berkas dalam folder Unduhan. Beberapa pengguna melaporkan bahwa cara ini berhasil memulihkan fungsi Panel Pratinjau untuk seluruh berkas secara bersamaan.
4. Ubah Pengaturan Registri (Langkah Lanjutan)
Jika semua metode di atas tidak berhasil, kamu dapat mencoba mengubah pengaturan pada Registry Editor. Berikut cara-caranya:
Klik tombol Win + R, ketik regedit, kemudian tekan Enter.
Masuk ke jalur berikut:
- HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Attachments
- Klik kanan → pilih Baru > Nilai DWORD (32-bit).
- Berikan nama nilai yang baru: SaveZoneInformation.
- Ubah nilainya menjadi 1.
- Tutup aplikasi Editor Registri dan restart komputer.
Dengan konfigurasi ini, Windows tidak akan lagi menyimpan informasi zona internet pada file yang baru diunduh, sehingga tampilan pratinjau file akan lebih konsisten.
Catatan penting: langkah ini sebaiknya dilakukan dengan hati-hati. Pastikan kamu telah melakukan cadangan registry sebelum melakukan perubahan.
5. Matikan Panel Pratinjau Jika Tidak Dibutuhkan
Jika kamu tidak sering menggunakan fitur pratinjau, cara terbaik adalah menonaktifkannya secara total. Berikut langkahnya:
- Buka File Explorer.
- Klik tab View.
- Pilih Tampilkan → kemudian hapus centang pada Panel Pratinjau.
Dengan demikian, File Explorer tidak akan menampilkan pratinjau otomatis dan pesan peringatan tidak akan muncul kembali.
Pesan "File yang Anda coba pratinjau dapat merusak komputer Anda" bukanlah tanda kerusakan sistem, tetapi merupakan fitur keamanan tambahan yang dirancang untuk melindungi pengguna dari file berisiko.
Dengan memahami penyebab serta cara mengatasinya, kamu tetap dapat bekerja dengan nyaman di Windows 11, tanpa terganggu oleh peringatan berulang yang sebenarnya bertujuan untuk menjaga keamanan perangkatmu.***