Foto : Istimewa
MEMPAWAH – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melakukan intervensi pasar secara masif untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat melalui penyelenggaraan Pasar Murah Ramadan di halaman Masjid Al-Falah, Kabupaten Mempawah, Minggu (1/3/2026). Upaya ini merupakan langkah konkret Gubernur Ria Norsan dalam mengendalikan inflasi daerah, terutama pada komoditas pangan strategis yang cenderung mengalami kenaikan harga selama bulan suci.
Dalam kegiatan ini, pemerintah menyediakan 2.000 paket sembako dengan skema subsidi berlapis. Paket yang semula seharga Rp120.000 ditekan menjadi Rp90.000 melalui subsidi provinsi, dan berkat dukungan tambahan dari Bank Kalbar, masyarakat hanya perlu membayar Rp50.000 per paket.
"Pemerintah hadir memberikan solusi nyata agar kebutuhan dasar tetap bisa dijangkau dan masyarakat tidak terbebani kenaikan harga saat Ramadan," ujar Gubernur Ria Norsan saat membuka acara bersama Bupati Mempawah, Erlina.
Gubernur menegaskan bahwa pengendalian inflasi pada komoditas seperti beras, minyak goreng, dan gula merupakan prioritas utama pemerintah daerah. Melalui operasi pasar murah ini, diharapkan keseimbangan harga di pasaran tetap terjaga sehingga stabilitas ekonomi daerah tetap kondusif di tengah meningkatnya permintaan konsumen.
Bupati Mempawah, Erlina, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Tingginya antusiasme warga menunjukkan bahwa program subsidi ini memberikan dampak langsung yang sangat dibutuhkan, terutama dalam menyongsong Hari Raya Idulfitri. Dengan pasokan yang terjamin dan harga yang terjangkau, diharapkan masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadan dengan lebih tenang dan fokus. (surya)
