PONTIANAK – Rencana pembangunan Pontianak Outer Ring Road (PORR) menunjukkan progres signifikan dengan tuntasnya penyusunan Detail Engineering Design (DED). Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengonfirmasi bahwa cetak biru teknis tersebut telah siap dan telah dibahas secara intensif bersama Pemerintah Kota Pontianak. Langkah ini menjadi fondasi awal sebelum proyek infrastruktur skala besar tersebut mulai dikerjakan secara fisik di lapangan.
Proyek strategis sepanjang 70,65 kilometer ini akan direalisasikan melalui skema kolaborasi lintas sektoral yang melibatkan pemerintah daerah hingga pusat. Dalam paparannya di Musrenbang RKPD Kalbar 2027, Gubernur menjelaskan bahwa sinergi antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota Pontianak, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, dan Pemerintah Pusat menjadi kunci utama keberhasilan proyek. Kerja sama ini mencakup pembagian porsi tanggung jawab guna memastikan target pembangunan berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan.
Pembangunan PORR dan Jembatan Kapuas III dinilai sebagai solusi paling mendesak untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang kian kronis di pusat kota. Ria Norsan menegaskan bahwa kebutuhan akan jalan lingkar luar ini tidak dapat ditunda lagi demi kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi ekonomi. Dengan adanya jalur lingkar ini, arus kendaraan bertonase besar diharapkan dapat dialihkan sehingga beban jalan di dalam Kota Pontianak dapat berkurang secara signifikan.(arya)
.png)