Terungkap! 5,6 Juta Anomali Siber di Kendal, Diskominfo Perkuat Keamanan Digital

Terungkap! 5,6 Juta Anomali Siber di Kendal, Diskominfo Perkuat Keamanan Digital

KENDAL -Badan Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Kendal meningkatkan keamanan digital setelah terjadi gangguan lalu lintas siber sebesar 5,6 juta pada tahun 2025.

Tindakan peningkatan perlindungan dilakukan melalui inovasi Kendal Siber Acceleration atau Kensira, di tengah pesatnya transformasi digital dan ancaman siber yang semakin rumit.

Kepala Bidang Statistik dan Persandian Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kendal, Nursikin menyampaikan, keamanan siber kini bukan lagi menjadi pilihan teknis semata, tetapi menjadi dasar utama agar transformasi digital Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dapat berlangsung dengan aman.

"Untuk pengelolaan keamanan informasi yang sebelumnya masih bersifat terbatas, manual, dan belum memiliki standar," ujar Nursikin, Rabu (23/6/2026).

Ia menambahkan, Kensira dibentuk melalui tiga metode utama yang saling berkaitan, yaitu pengstandardan keamanan informasi, pembentukan jaringan sumber daya manusia keamanan siber, serta otomatisasi layanan keamanan informasi.

Menurutnya, pergeseran pola kerja dari sebelumnya bersifat reaktif menjadi lebih proaktif merupakan salah satu tujuan utama dari program tersebut.

Dengan sistem yang lebih terpadu, pengelolaan keamanan informasi diharapkan tidak lagi berlangsung secara terpisah di setiap instansi.

Pilar ketiga, Digitalisasi Layanan, merupakan peluncuran Dashboard Layanan Keamanan Informasi Terintegrasi yang mengubah proses pelaporan insiden siber secara digital serta memudahkan penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE), menggantikan sistem birokrasi manual yang dulu lambat dan sulit dipantau," katanya.

Nursikin mengatakan, beberapa tahapan pelaksanaan telah dilakukan sejak program ini diperkenalkan, mulai dari sosialisasi kepada sekolah-sekolah.

Selain itu, mereka juga menyelenggarakan pelatihan bagi agen siber perangkat daerah, serta meningkatkan kemampuan aparatur pemerintah dalam hal kesadaran keamanan digital.

"Ke depannya, inovasi Kensira ini direncanakan akan sepenuhnya terhubung dengan portal layanan publik terpadu GAMPIL (Gerbang Aplikasi Mobile Pelayanan)," ujarnya.(*)

Lebih baru Lebih lama