Wakil Bupati Mempawah Melepas 36 Kelompok Pawai Rayakan 1 Muharram

 

Foto : Istimewa

MEMPAWAH – Kemeriahan syiar Islam begitu terasa di Kecamatan Anjongan saat masyarakat memadati halaman Masjid Besar Nurul Hidayah untuk melepas Pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Selasa (16/6/2026). Ratusan warga lokal tampak menyemut demi menyaksikan langsung parade religius yang kini telah bertransformasi menjadi agenda budaya tahunan masyarakat setempat. Gema lantunan salawat yang bersahut-sahutan dan lambaian beragam atribut kreatif bernuansa Islami seketika mengubah wajah jalanan Anjongan menjadi panggung festival yang sarat akan nilai-nilai spiritual.

Sebanyak 36 kelompok peserta dari berbagai elemen masyarakat ambil bagian dan unjuk gigi dalam iring-iringan pawai kali ini. Barisan peserta didominasi oleh energi dinamis dari kalangan pelajar tingkat SD dan SMP, serta kekompakan ibu-ibu dari kelompok majelis taklim se-Kecamatan Anjongan. Kehadiran massal dari generasi muda ini menjadi sinyal positif bahwa denyut nadi syiar keagamaan di Kabupaten Mempawah masih tumbuh subur dan kokoh di tengah gempuran modernisasi zaman.

Pemerintah Kabupaten Mempawah memanfaatkan momentum ini untuk mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak pada euforia seremoni tahunan semata. Saat melepas para peserta, Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menegaskan bahwa pergantian tahun Hijriah harus dimaknai sebagai titik balik untuk mengevaluasi diri serta berani melakukan perubahan kualitas hidup ke arah yang lebih baik. Nilai-nilai sejarah hijrah Nabi Muhammad SAW mengenai keberanian, pengorbanan, dan persatuan dinilai sangat relevan untuk diimplementasikan dalam membangun daerah dan mempererat kebersamaan antarwarga.

Kesuksesan perhelatan masal ini tidak lepas dari kerja keras kolaboratif seluruh elemen masyarakat di tingkat akar rumput. Apresiasi besar datang dari pemerintah daerah untuk pengurus Masjid Besar Nurul Hidayah, panitia pelaksana, tokoh masyarakat, hingga barisan pemuda dan remaja masjid yang solid mengawal persiapan dari nol. Kegiatan komunal seperti ini dinilai memiliki dampak sosial yang masif karena mampu memperkuat jalinan ukhuwah Islamiyah sekaligus mempererat pembauran sosial antar-tetangga.

Komitmen jangka panjang untuk membangun karakter masyarakat yang bermoral dan berakhlak mulia tetap menjadi fokus utama kebijakan Pemkab Mempawah ke depan. Melalui momentum suci 1448 Hijriah ini, pemerintah mengajak warga untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan kualitas ibadah, dan memperbanyak kepedulian sosial. Sebelum barisan pawai mulai bergerak menyusuri rute resmi, Wakil Bupati juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh peserta untuk tetap menjaga ketertiban, mematuhi komando panitia, serta yang paling utama adalah menjaga kebersihan lingkungan di sepanjang jalur yang dilewati.(arya)

Lebih baru Lebih lama