Isu pergantian Kapolri kembali menjadi perhatian publik, terutama setelah munculnya berbagai dinamika di lingkungan institusi penegak hukum. Beberapa nama mulai mencuat sebagai calon kuat untuk menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo jika nantinya ada perubahan. Berikut adalah beberapa tokoh yang dianggap memiliki peluang besar dalam bursa calon Kapolri.
Beberapa jenderal bintang tiga atau Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) memiliki kemungkinan untuk mengisi posisi Kapolri jika terjadi pergantian. Berikut adalah daftar nama-nama yang sering disebut:
-
Komjen Pol Dedi Prasetyo
Komjen Pol Dedi Prasetyo saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri). Ia lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1990 dengan pengalaman panjang di berbagai jabatan strategis. Sebelum menjadi Wakapolri, Dedi pernah menjabat sebagai Kepala Divisi Humas Polri, Kapolda Kalimantan Tengah, hingga Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Selain itu, ia pernah bertugas di Kalimantan Selatan (Kalsel) sebagai Kepala Pusat Komando Pengendalian Operasi Kepolisian Resort Marabahan pada tahun 1999 dan Kepala Pusat Komando Pengendalian Operasi Kepolisian Resort Banjar pada tahun 2000.

-
Komjen Pol Wahyu Widada
Saat ini, Wahyu Widada menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Ia dikenal memiliki pengalaman kuat di bidang reserse dan pernah menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri. Wahyu lulusan Akpol 1991 dan pernah menjabat Kapolda Gorontalo serta Kabaintelkam Polri. -
Komjen Pol Karyoto
Komjen Pol Karyoto saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri. Ia sebelumnya pernah menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya dan memiliki latar belakang panjang di bidang reserse. Pengalamannya menangani berbagai kasus besar membuat namanya ikut masuk dalam bursa kandidat Kapolri. -
Komjen Pol Suyudi Ario Seto
Suyudi saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Ia sebelumnya pernah menjabat Kapolda Banten dan memiliki pengalaman panjang di bidang penyidikan serta reserse. -
Irjen Pol Asep Edi Suheri
Irjen Pol Asep Edi Suheri juga sempat muncul dalam sejumlah pemberitaan sebagai sosok yang dinilai berpotensi masuk radar calon Kapolri. Ia saat ini menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya dan baru saja mendapatkan kenaikan pangkat menjadi perwira tinggi bintang dua. Namun peluangnya masih sangat bergantung pada kebutuhan organisasi dan keputusan Presiden.
Pergantian Kapolri tidak hanya dipengaruhi oleh dinamika internal Polri, tetapi juga oleh hubungan antar lembaga penegak hukum. Pengamat politik dan militer Selamat Ginting menilai bahwa dinamika antar lembaga merupakan hal yang wajar. Namun, ia mengingatkan agar situasi tersebut tidak menimbulkan persepsi adanya rivalitas terbuka yang dapat berdampak pada kepercayaan publik.
Selain itu, kritik terhadap kepemimpinan Polri juga datang dari kelompok mahasiswa. Pada peringatan HUT ke-80 Polri, aliansi BEM UI menggelar aksi yang menyampaikan kritik terhadap kinerja serta kepemimpinan di tubuh Korps Bhayangkara.
Meskipun banyak nama yang muncul, sampai saat ini belum ada surat resmi mengenai calon Kapolri baru yang diajukan Presiden kepada DPR RI. Jika pergantian benar-benar dilakukan, Presiden Prabowo Subianto memiliki kewenangan penuh menentukan calon Kapolri yang kemudian akan mengikuti proses persetujuan DPR.