Lahirkan Pemimpin Berintegritas, Gubernur Kalbar Titip Masa Depan Daerah ke Pemuda Dayak

Foto : Istimewa


PONTIANAK – Masa depan dan daya saing Kalimantan Barat kini berada sepenuhnya di tangan generasi muda yang berkualitas. Penegasan krusial ini disampaikan langsung oleh Gubernur Kalbar, Ria Norsan, saat membuka Konferensi Provinsi II Gerakan Pemuda Dayak (GERDAYAK) Kalbar di Hotel Harris Pontianak, Jumat (3/7/2026). Di hadapan ratusan kader, ia mengingatkan bahwa kemajuan sebuah daerah mustahil terwujud tanpa adanya pemuda yang cerdas, berkarakter, dan memiliki semangat pengabdian yang tinggi.

Apresiasi besar pun mengalir dari Pemerintah Provinsi Kalbar atas terselenggaranya forum strategis ini. Ria Norsan menilai konferensi ini menjadi bukti nyata bahwa api semangat untuk membangun daerah terus menyala di dada pemuda Dayak. Pemprov Kalbar memandang pembangunan kepemudaan bukan sekadar program rutin, melainkan investasi jangka panjang yang mutlak demi mewujudkan visi Kalbar yang adil, sejahtera, dan berwawasan lingkungan.

Tantangan untuk terus meningkatkan kapasitas diri kini berada di pundak para pemuda, di mana pemerintah bertindak sebagai fasilitatornya. Gubernur menganalogikan bahwa pemerintah bertugas membuka jalan dan membangun ekosistem, namun pemudalah yang harus berani melangkah dan menentukan seberapa tinggi mereka akan terbang. Dengan potensi jumlah pemuda Kalbar yang menembus 1,3 juta jiwa berdasarkan data BPS terbaru, peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) yang kini di angka 56,21 harus terus digenjot lewat penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sikap percaya diri dan keberanian berinovasi juga menjadi pesan kunci Gubernur untuk memangkas mentalitas inferior pemuda daerah di kancah global. Ria Norsan meminta pemuda Kalbar untuk tidak pernah merasa kecil hanya karena berasal dari daerah, melainkan harus membuktikan mampu berdiri sejajar dengan siapa pun melalui prestasi konkret. Melalui momentum Konferensi II ini, GERDAYAK diharapkan mampu menelurkan pemimpin-pemimpin muda baru yang berintegritas dan siap menyumbang kontribusi terbaik bagi Indonesia.

Di sisi internal organisasi, konferensi ini sekaligus menandai babak baru regenerasi kepemimpinan GERDAYAK Kalbar yang kini telah mengakar kuat. Wakil Gubernur Kalbar sekaligus Ketua Umum GERDAYAK Kalbar, Krisantus Kurniawan, mengungkapkan bahwa organisasi ini telah sukses membentuk kepengurusan di seluruh kabupaten dan kota selama lima tahun masa kepemimpinannya. Fondasi yang kokoh ini menjadi modal berharga bagi pemuda Dayak untuk mengambil peran lebih besar di sektor ekonomi, pendidikan, hingga sosial budaya.

Menghadapi derasnya arus modernisasi, benteng identitas budaya harus tetap dijaga ketat sembari menaikkan kompetensi global. Krisantus menutup forum dengan seruan agar seluruh kader tidak gagap menghadapi globalisasi. Ia mengajak pemuda Dayak untuk terus membuka wawasan secara inklusif dan berani mengambil peran aktif agar tidak sekadar menjadi penonton di rumah sendiri.(arya)

Lebih baru Lebih lama