-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pantai Rusia Diserang Drone, Moskow Tuduh Ukraina Targetkan Warga Sipil

Selasa, 04 Agustus 2026 | Agustus 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-05T03:40:13Z


Pada hari Senin (3/8), sebuah drone menyerang kawasan pantai wisata di Gelendzhik, wilayah Krasnodar, Rusia. Serangan ini mengakibatkan sedikitnya tujuh orang tewas, termasuk tiga anak-anak, serta 40 lainnya terluka. Insiden ini terjadi di area yang ramai dikunjungi oleh pengunjung, sehingga menimbulkan kekacauan dan rasa takut di kalangan masyarakat setempat.

Pemerintah Rusia mengklaim bahwa serangan tersebut merupakan tindakan sengaja yang dilakukan oleh Ukraina untuk menyerang warga sipil. Namun hingga berita ini ditulis, pihak Ukraina belum memberikan respons resmi terkait tuduhan tersebut. Kyiv sebelumnya telah menegaskan bahwa mereka tidak pernah secara sengaja menargetkan penduduk sipil dalam konflik yang telah berlangsung sejak invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022.

Video yang beredar di media sosial dan diverifikasi oleh Reuters menunjukkan bagaimana drone tersebut menghantam area pantai yang dipenuhi pengunjung. Ledakan besar terdengar sesaat setelah benda itu menghantam lokasi. Dari video tersebut, terlihat jelas kerusakan yang ditimbulkan dan para korban yang terluka.

Gubernur Wilayah Krasnodar, Veniamin Kondratyev, menyebut insiden ini sebagai tragedi. Ia menuding bahwa serangan tersebut dilakukan secara sengaja terhadap masyarakat sipil yang tidak memiliki hubungan dengan fasilitas militer. "Apa yang terjadi hari ini adalah serangan yang disengaja oleh rezim Kyiv terhadap penduduk sipil, yang sama sekali tidak memiliki hubungan dengan infrastruktur militer," ujarnya dalam pernyataan yang diunggah melalui Telegram.

Sebelumnya, Kondratyev sempat menyebut adanya pecahan drone yang jatuh di lokasi. Istilah tersebut umumnya digunakan ketika sistem pertahanan udara Rusia berhasil mencegat drone lawan. Namun hingga kini belum dipastikan apakah drone tersebut sempat dialihkan oleh sistem pertahanan udara sebelum akhirnya menghantam kawasan pantai.

Puluhan Korban Dievakuasi, Sembilan Orang Kritis
Pemerintah daerah segera mengirim tim medis penanggulangan bencana ke lokasi ledakan yang berada di kawasan wisata Arkhipo-Osipovka, bagian dari resor Gelendzhik. Kementerian Kesehatan Rusia menyatakan bahwa 21 korban, termasuk tiga anak-anak, telah dilarikan ke rumah sakit. Dari jumlah tersebut, sembilan orang dilaporkan dalam kondisi serius dan masih menjalani perawatan intensif.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, seperti dikutip kantor berita negara TASS, menuduh Ukraina menggunakan metode terorisme dalam serangan tersebut. Tuduhan ini muncul tidak lama setelah Rusia bulan lalu juga menyalahkan pasukan Ukraina atas serangan di sebuah kamp liburan di wilayah Zaporizhzhia yang dikuasai Rusia. Moskow mengklaim insiden tersebut menewaskan 11 orang, termasuk empat anak-anak.

Serangan Jarak Jauh Ukraina Meningkat
Dalam beberapa bulan terakhir, Ukraina meningkatkan serangan drone jarak jauh ke wilayah Rusia. Sasaran utamanya disebut meliputi kilang minyak, gudang logistik, dan fasilitas pendukung lainnya yang dinilai memiliki nilai strategis. Pemerintah Ukraina menyatakan serangan tersebut bertujuan membuat Rusia merasakan dampak langsung dari perang yang berlangsung lebih dari empat tahun.

Di sisi lain, Rusia juga terus melancarkan serangan rudal dan drone ke berbagai kota di Ukraina, termasuk Kyiv. Konflik berkepanjangan ini telah menewaskan ribuan warga sipil, dengan sebagian besar korban berasal dari pihak Ukraina akibat serangan Rusia.

Perang Rusia-Ukraina hingga kini masih berlangsung tanpa tanda-tanda akan segera berakhir, sementara kedua pihak terus saling melancarkan serangan jauh ke wilayah lawan.

×
Berita Terbaru Update