
Seorang influencer bernama Emanuel Bryan atau yang dikenal dengan nama Bryan Ebem (ebemartono) menjadi sorotan setelah mengunggah konten yang menampilkan sejumlah usher di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Konten tersebut viral setelah salah satu usher mengunggah pengalamannya di akun media sosial Thread. Dalam unggahan tersebut, ia menyampaikan kekecewaannya terhadap unggahan Bryan Ebem karena dianggap melanggar privasi individu.
Awalnya, Bryan Ebem mengunggah konten tersebut di media sosialnya dengan judul "cara deketin cewek di pameran". Dalam konten tersebut, Bryan menanyakan berbagai hal kepada usher terkait mobil yang dipromosikan hingga hal-hal pribadi seperti nama, usia, pendidikan, dan lain sebagainya. Konten ini kemudian viral di media sosial milik Bryan Ebem dan dilihat oleh seorang korban.
Korban tidak terima karena konten tersebut diambil tanpa izin dari pihak yang bersangkutan. Ia meminta Bryan untuk menghapus konten tersebut dari media sosialnya. Namun, saat korban meminta Bryan Ebem untuk menghapus konten tersebut, Bryan menolak dengan alasan ia merekam di ranah publik.
Bryan menjelaskan bahwa konten tersebut bisa dihapus, tetapi korban harus membayar sejumlah uang untuk mengganti biaya produksi. Hal ini membuat korban semakin marah dan akhirnya curhat di media sosial. Reaksi warganet pun muncul, mereka ramai-ramai meminta Bryan untuk menghapus konten-konten tersebut dari akun media sosialnya.
Pada Senin (3/8), Bryan Ebem akhirnya mengunggah permintaan maafnya di sejumlah media sosial. Dalam unggahan tersebut, Bryan meminta maaf apabila ada pihak yang merasa dirugikan. Saat ini, seluruh konten terkait GIIAS 2026 telah dihapus dari semua akun media sosial Bryan.
Saat ini, korban sudah menghubungi Bryan melalui akun media sosialnya terkait unggahan tersebut namun belum mendapatkan jawaban. Berikut adalah klarifikasi dan permintaan maaf Bryan Ebem terkait unggahan tersebut:
Beberapa hari ini sedang ramai, terjadinya kegaduhan. Sebelumnya saya Brian, saya ingin minta maaf atas semua kesalahan yang timbul dari kelakuan saya. Saya tidak membenarkan, saya hanya meminta maaf atas semua pihak yang merasa dirugikan.
Saya seharusnya memang tidak mengatakan atas biaya produksi ataupun kata-kata lain yang saya sampaikan di komentar. Sekali lagi saya hanya meminta maaf dan mengklarifikasi semua tuduhan, semua narasi yang beredar di media sosial. Ke depannya saya akan lebih hati-hati lagi dalam mem-posting video konten yang saya buat. Izinkan saya untuk bercerita dari pihak saya, apa yang terjadi.
Lagi-lagi saya tidak membenarkan diri, saya tidak mau men-justify, memang salah, tapi saya ingin mengklarifikasi dari pihak saya. Sebelumnya izinkan saya menggunakan bahasa yang lebih informal untuk menjelaskan situasi yang terjadi.
Jadi, awal bikin video itu gini. Awal tuh iseng, awal suka kenal sama orang iseng-iseng aja. Kenal sama bule, kenal sama cewek, kenal sama om-om. Dan saya banyak banget dari comment section yang bilang, "Thank you, Mas Ebem". Dari situ saya merasa melawan ketakutan, awalnya introvert sekarang jadi ekstrovert. Awalnya dulu susah cari kerja, sekarang lebih gampang.
Dari komen-komen seperti itu, saya merasa, "Wah, video yang saya buat terinspirasi". Niatnya saya tidak ada niat negatif apa pun, hanya untuk menginspirasi.
Segala tuduhan yang timbul mungkin sudah di ranah personal, mungkin ada accusation yang muncul. Lagi-lagi saya minta maaf dan saya tidak membenarkan. Ke depannya saya akan membenahi diri dan meluruskan semua yang terjadi.
Terima kasih sebelumnya. Saya Brian, dan saya minta maaf atas semua kesalahan dari lubuk hati saya. Terima kasih. Assalamualaikum.
