-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Untuk kesempatan seumur hidup, India diminta turunkan pemain muda hadapi Timnas Indonesia

Minggu, 09 Agustus 2026 | Agustus 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-10T04:35:30Z

Timnas India Akan Turunkan Skuad Berbeda di Dua Kompetisi

Asosiasi Sepak Bola India (AIFF) menghadapi tantangan dalam mempersiapkan tim nasional untuk dua kompetisi penting sekaligus. Timnas India akan berlaga di FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan diselenggarakan di Indonesia pada 24 September hingga 3 Oktober mendatang. Selain itu, mereka juga dijadwalkan melakoni pertandingan persahabatan melawan Timnas Brasil di Kolkata pada 3 Oktober.

Dari hasil undian, Timnas India tergabung di Grup A Divisi Pertama bersama Timnas Indonesia, Timnas Malaysia, dan Timnas Singapura. Namun, jadwal yang berbenturan membuat AIFF harus membuat keputusan sulit dalam menurunkan skuad yang sama di kedua ajang tersebut.

Alhasil, AIFF memutuskan untuk menurunkan skuad berbeda pada dua kompetisi tersebut dalam rapat Komite Eksekutif baru-baru ini. "AIFF akan secara resmi memberitahukan FIFA bahwa India akan berpartisipasi dalam kedua kompetisi tersebut dengan menurunkan skuad terpisah untuk pertandingan melawan Brasil dan FIFA ASEAN Cup," bunyi pernyataan AIFF.

Namun, AIFF dihadapkan pada pilihan memprioritaskan pertandingan melawan Brasil atau persaingan ketat di FIFA ASEAN Cup. Beberapa tokoh sepak bola India memberikan pendapat mereka mengenai keputusan ini.

Floyd Pinto, mantan pemain India yang melatih Indian Arrows, meminta agar AIFF lebih mengutamakan laga melawan Brasil. Menurutnya, bermain melawan pemain-pemain bintang Brasil seperti Vinicius Junior adalah kesempatan sekali seumur hidup. "Saya ingin melihatnya secara positif. Katakanlah, pemain senior mana yang ingin melewatkan pertandingan melawan Brasil? Mereka bisa bermain melawan pemain seperti Vinicius Junior! Ini adalah kesempatan sekali seumur hidup."

Meski begitu, beberapa legenda sepak bola India lainnya menyarankan AIFF tetap menjadikan FIFA ASEAN Cup sebagai prioritas. Salah satunya adalah Pradhyum Reddy, mantan pelatih FC Pune City, yang mengatakan bahwa laga melawan Brasil hanya pencitraan. "Dari perspektif sepak bola, pertandingan melawan Brasil sangat tidak masuk akal. Kita hanya akan bertahan dan memarkir bus. Menurut saya, ini hanyalah taktik pencitraan."

Pandangan serupa juga disampaikan oleh Sanjoy Sen, yang pernah memenangkan I-League bersama Mohun Bagan. "Bagi Brasil, ini sebagian besar adalah tur untuk meningkatkan eksposur dan komersial. Bagi para pemain kami, ini akan menjadi kesempatan untuk berfoto dan memajangnya di dinding. Tapi jika kita berbicara tentang pengalaman nyata yang dapat membantu kita dalam jangka panjang, fokusnya harus pada FIFA ASEAN Cup."

Selain itu, Floyd Pinto juga menyoroti kurangnya kedalaman skuad India. "India kekurangan kedalaman skuad untuk menurunkan dua tim A," ujarnya. Ia menyarankan agar AIFF lebih banyak menggunakan pemain muda dalam kompetisi FIFA ASEAN Cup.

Keputusan AIFF akan memengaruhi performa Timnas India di dua ajang penting tersebut. Jika memilih menurunkan pemain muda di FIFA ASEAN Cup, maka akan ada peluang bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka. Di sisi lain, pertandingan melawan Brasil bisa menjadi kesempatan bagi pemain senior untuk berkompetisi melawan bintang-bintang dunia.

Dengan situasi yang kompleks ini, AIFF harus mempertimbangkan berbagai faktor sebelum menentukan strategi terbaik untuk Timnas India. Apakah akan lebih memprioritaskan pengembangan pemain muda atau mencoba memperkuat citra sepak bola India melalui pertandingan melawan Brasil.

×
Berita Terbaru Update