Persebaya ke Final Usai Kalahkan Arema FC, Tavares Fokus Persiapkan Tim


Persebaya Surabaya berhasil melangkah ke partai final Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Arema FC dengan skor 1-0 dalam pertandingan semifinal yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Selasa (4/8) malam. Gol tunggal dalam pertandingan ini dicetak oleh kapten tim, Yuran Fernandes, melalui sundulan menjelang babak pertama berakhir.

Kemenangan ini memastikan Persebaya akan bertemu dengan Persib Bandung di partai puncak. Sebelumnya, Persib telah lebih dulu memastikan tiket ke final setelah mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 2-1.

Dalam babak kedua, pelatih Bernardo Tavares langsung melakukan perubahan strategis untuk menjaga alur permainan. Reza Arya dipercaya menggantikan Ernando Ari di bawah mistar gawang, sementara Ricky Pratama masuk menggantikan Rachmat Irianto.

Tertinggal satu gol membuat Arema FC tampil lebih agresif. Tim berjuluk Singo Edan terus menekan sejak awal babak kedua demi mencari gol penyama kedudukan. Meski sempat menghasilkan beberapa peluang, pertahanan Persebaya tetap tangguh dan disiplin.

Pada menit ke-48, Yuran Fernandes kembali menjadi pemain penting. Bek asal Tanjung Verde itu berhasil menyapu bola di depan gawang saat Arema FC menciptakan peluang berbahaya.

Tiga menit kemudian, Yann Mabella juga melakukan intersep krusial untuk memutus serangan lawan. Meskipun lebih banyak mendapat tekanan, Persebaya tetap mampu memberikan ancaman. Pada menit ke-54, Miguel Pereira melepaskan tembakan mendatar dari luar kotak penalti. Namun, bola masih bisa diamankan kiper Arema FC.

Peluang kembali hadir lima menit kemudian melalui Jefferson Silva. Sepakan kerasnya dari luar kotak penalti mengarah ke gawang, tetapi kembali berhasil digagalkan penjaga gawang lawan.

Momentum pertandingan berubah pada menit ke-66. Arema FC harus bermain dengan 10 orang setelah salah satu pemain belakangnya menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran keras terhadap Miguel Pereira.

Keunggulan jumlah pemain membuat Persebaya lebih leluasa menguasai jalannya pertandingan. Meski demikian, Arema FC tidak menyerah dan tetap berusaha menekan hingga memasuki menit-menit akhir.

Pada 10 menit terakhir, Singo Edan beberapa kali mencoba membongkar pertahanan Green Force. Namun, lini belakang Persebaya tampil solid dan mampu meredam setiap serangan yang datang.

Enam menit tambahan waktu berlangsung dalam tensi tinggi. Kedua tim saling berupaya menciptakan peluang, tetapi tidak ada gol tambahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Kemenangan tipis ini memastikan Persebaya melaju ke final Piala Presiden 2026. Selain menjaga peluang meraih trofi pramusim, hasil tersebut juga menjadi bukti konsistensi permainan Persebaya sepanjang turnamen. Kini, tantangan berikutnya sudah menanti, yakni menghadapi Persib Bandung dalam laga perebutan gelar juara.


Persebaya Surabaya menunjukkan strategi yang sangat baik dalam pertandingan ini. Pelatih Bernardo Tavares melakukan perubahan yang tepat pada babak kedua, termasuk penggantian pemain yang dilakukan untuk menjaga ritme permainan. Reza Arya dan Ricky Pratama berhasil memberikan dampak positif dalam pertandingan ini.

  • Penggantian pemain dilakukan untuk menjaga keseimbangan dan mengoptimalkan performa tim.
  • Kehadiran Reza Arya di bawah mistar memberikan ketenangan bagi lini belakang.
  • Ricky Pratama yang masuk menggantikan Rachmat Irianto memberikan energi baru di lini tengah.


Kemenangan ini adalah bukti bahwa Persebaya Surabaya mampu menjaga konsistensi permainan sepanjang turnamen. Dari babak awal hingga pertandingan semifinal, mereka terlihat stabil dan mampu menghadapi tekanan dari lawan-lawan.

  • Persebaya mampu menjaga fokus meskipun tertinggal satu gol.
  • Lini belakang yang solid menjadi kunci utama dalam menghalangi serangan Arema FC.
  • Ketangguhan para pemain di lini depan juga memberikan ancaman nyata kepada lawan.


Kini, Persebaya Surabaya akan menghadapi Persib Bandung di partai final. Pertemuan ini akan menjadi ujian berat bagi tim asal Surabaya.

  • Final Piala Presiden 2026 akan menjadi momen penting bagi Persebaya.
  • Menghadapi Persib Bandung berarti menghadapi tim kuat yang memiliki banyak pemain berkualitas.
  • Persebaya harus siap secara fisik dan mental untuk menghadapi laga ini.
Lebih baru Lebih lama