-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan HUT RI 81

Iklan

Banner hut 81

Iklan HUT RI 81

Tag Terpopuler

Tim SAR Terjunkan Drone Thermal Cari Alvin yang Hilang di Sungai Sambas Besar

Selasa, 18 Agustus 2026 , 13.35 WIB Last Updated 2026-08-18T15:27:16Z

SAMBAS - Alvin (23), seorang pemuda asal Dusun Sekampung Sabing, Desa Sabing, Kecamatan Teluk Keramat, berakhir tragis usai dirinya hilang ditelan luapan Sungai Sambas Besar pada Selasa, (18/8/2026). Korban yang lahir pada 26 Juli 2003 tersebut dilaporkan tenggelam saat mencoba menyeberangi sungai berarus deras dengan cara berenang dari area Steher Sejangkung, Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas.


Operasi pencarian berskala penuh langsung digelar oleh Tim SAR Gabungan untuk mengusut keberadaan korban. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak, I Made Junetra, mengonfirmasi bahwa informasi darurat ini pertama kali diterima dari Kasat Polairud Polres Sambas, Agus, pada Selasa, (18/8/2026). Begitu laporan masuk, Pos SAR Sintete langsung menerjunkan satu tim rescue yang dilengkapi armada rescue car dan perahu karet (rubber boat) guna menyisir titik awal kejadian.


Tim SAR dalam pencarian korban


Kondisi alam yang ekstrem menjadi penyebab utama korban gagal mencapai tepian sungai. Menurut keterangan resmi SAR Pontianak pada Selasa, 18 Agustus 2026, Alvin awalnya meloncat dari steher untuk berenang ke arah seberang. Namun, setibanya di pertengahan sungai, kombinasi antara arus deras dan kondisi air yang sedang pasang tinggi langsung menyapu tubuh korban hingga ia tak mampu bertahan dan akhirnya tenggelam.


Teknologi canggih hingga penyelaman subsurface dikerahkan demi mempercepat proses evakuasi. Dalam operasi yang berlangsung sepanjang Selasa, 18 Agustus 2026 tersebut, Tim SAR tidak hanya mengandalkan penyisiran manual, tetapi juga menerjunkan drone thermal untuk memindai suhu tubuh dari udara serta menyiapkan perangkat penyelaman komplit. Seluruh peralatan navigasi, medis, dan komunikasi dikombinasikan untuk menyisir area-area krusial yang diperkirakan menjadi jalur hanyutnya korban.


Upaya pencarian swadaya oleh masyarakat setempat sempat dilakukan sebelum bantuan profesional tiba. Warga sekitar bersama aparat lokal telah bergerak cepat melakukan penyisiran awal tak lama setelah Alvin terlihat menghilang pada Selasa, 18 Agustus 2026. Meski penyisiran mandiri tersebut belum membuahkan hasil, sinergi antara warga dan Tim SAR Gabungan terus diperkuat di lapangan dengan tetap memprioritaskan keselamatan seluruh personel.


Hingga laporan ini diturunkan, keberadaan Alvin masih menjadi misteri di tengah luasnya alur sungai. Tim SAR Gabungan dipastikan masih bertahan di lokasi kejadian pada Selasa, 18 Agustus 2026 untuk memperluas jangkauan penyisiran searah aliran air Sungai Sambas Besar, berharap pemuda berusia 23 tahun tersebut dapat segera ditemukan.

×
Berita Terbaru Update