-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan HUT RI 81

Iklan

Banner hut 81

Iklan HUT RI 81

Tag Terpopuler

Bahaya Lahar Gunung Rainier: Puluhan Ribu Warga AS Terancam Bencana

Kamis, 10 September 2026 , 15.39 WIB Last Updated 2026-09-10T08:39:04Z

Gunung Rainier di Washington, Amerika Serikat


WASHINGTON - Bayangkan sebuah aliran lumpur dan batu raksasa menerjang permukiman dalam hitungan menit, melumat apa saja di jalurnya tanpa sempat memberi waktu untuk lari.


Ancaman mematikan ini bukan sekadar imajinasi, melainkan risiko nyata dari Gunung Rainier di Washington, Amerika Serikat. Ahli geologi dari Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), Holly Weiss-Racine, mengungkapkan bahwa potensi aliran lahar dari gunung tersebut dapat menimbulkan kerusakan dalam skala masif. 


Lebih dari 90.000 warga yang menetap di zona bahaya kini berada dalam intaian bencana, sementara dampaknya diperkirakan mampu melumpuhkan kehidupan jutaan orang di sekitarnya. Weiss-Racine menegaskan bahwa lahar merupakan ancaman vulkanik paling mematikan di kawasan Pegunungan Cascades lantaran daya hancurnya yang luar biasa serta jangkauannya yang sangat luas.


Peta risiko bencana mengindikasikan bahwa karakteristik aliran lahar Gunung Rainier mampu meluncur kencang menembus kawasan permukiman sejauh puluhan kilometer. 


Lahar sendiri merupakan endapan material vulkanik berupa campuran air, pasir, dan puing bebatuan yang bergerak sangat cepat mengikuti gravitasi dan alur sungai. Gunung Rainier, puncak tertinggi di Negara Bagian Washington dengan ketinggian mencapai 4.392 meter, memiliki catatan sejarah kelam terkait ancaman ini. 


Data USGS mencatat setidaknya 11 kali aliran lahar berukuran raksasa pernah menerjang dataran rendah Puget Sound dalam kurun waktu 6.000 tahun terakhir.


Kekhawatiran global terhadap potensi bencana alam skala besar makin mencuat menyusul tragedi banjir bandang yang melanda Nepal pada 26/08/2026. Bencana di Nepal tersebut berawal dari pencairan gletser ekstrem yang memicu tanah longsor, hingga akhirnya membuat debit air Sungai Bhotekoshi meluap hebat pada pagi hari. 


Dampak kerusakan dari fenomena alam tersebut sangat mengerikan, di mana laporan mencatat jumlah korban tewas telah menembus angka 1.300 jiwa dan lebih dari 5.500 orang dinyatakan hilang. Peristiwa kelam di Asia Selatan ini menjadi pengingat keras bagi warga di sekitar Gunung Rainier akan daya rusak air dan material alam yang tak terduga.

×
Berita Terbaru Update