-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan HUT RI 81

Iklan

Banner hut 81

Iklan HUT RI 81

Tag Terpopuler

Diduga Karena Porsi Makan, Pria di Bandung Habisi Ibu Tiri

Senin, 28 September 2026 , 10.53 WIB Last Updated 2026-09-28T03:53:39Z



BANDUNG - Peristiwa tragis menggemparkan warga Jalan Pamitran, Kelurahan Cipadung Kulon, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, pada Minggu (27/9/2026). 


Seorang pria berinisial DH (31) nekat menganiaya hingga menewaskan ibu tirinya sendiri, AT (53). Aksi keji tersebut berlangsung di dalam rumah tempat mereka tinggal, meninggalkan duka sekaligus keprihatinan mendalam bagi warga di sekitar pemukiman tersebut.


Kapolsek Panyileukan, AKP Anang Suryana, mengonfirmasi terjadinya tindak pidana penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, peristiwa itu bermula saat korban dan tersangka sedang berada berduaan di dalam rumah. 


Tanpa peringatan, pelaku melancarkan serangannya menggunakan alat kejut listrik (stun gun) hingga korban tersungkur tak berdaya.


Setelah membuat korban tidak sadarkan diri, pelaku langsung melancarkan aksi penusukan secara brutal menggunakan pisau dapur. 


"Tersangka menempelkan stun gun ke badan korban lalu korban jatuh. Tak lama kemudian, Saudara DH menusuk leher, perut, pelipis kanan, dan mata kanan korban," ujar AKP Anang Suryana saat memberikan keterangan resmi mengenai kronologi penyerangan tersebut.


Usai melampiaskan aksi kejamnya, pelaku justru menunjukkan gelagat yang tak biasa dengan tidak berusaha melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP). DH justru tetap berada di lokasi dan bersantai di dalam rumah seolah tidak terjadi apa-apa, hingga akhirnya petugas kepolisian datang untuk mengamankannya. 


Sementara itu, jasad korban langsung dievakuasi oleh petugas dan warga menuju rumah sakit guna menjalani pemeriksaan medis dan autopsi.


Dari hasil pemeriksaan awal, polisi mengungkap dua motif utama yang mendorong tindakan nekat pelaku, yakni rasa dendam pribadi dan ambisi menguasai aset keluarga. 


Pelaku mengaku sering merasa sakit hati karena hanya diberi porsi makanan yang sedikit oleh korban, sekaligus menyimpan kekesalan karena menganggap korban berusaha menguasai harta berupa rumah milik ayahnya. 


Saat ini, tersangka DH telah diamankan di Mapolsek Panyileukan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

×
Berita Terbaru Update