-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan HUT RI 81

Iklan

Banner hut 81

Iklan HUT RI 81

Tag Terpopuler

Salurkan 8.000 Liter Air Bersih, Ria Norsan Pastikan Warga Terdampak Kemarau Terbantu

Senin, 14 September 2026 , 16.01 WIB Last Updated 2026-09-14T09:01:23Z



PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kembali menyalurkan bantuan 8.000 liter air bersih gratis untuk warga di kawasan Jalan Pangeran Natakusuma, Kota Pontianak, pada Senin (14/9/2026). 


Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggap darurat Pemprov Kalbar dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan, musim kemarau panjang, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Krisis air bersih meluas di sejumlah wilayah Kalimantan Barat akibat musim kemarau yang berkepanjangan dan paparan kabut asap. Oleh karena itu, penyaluran bantuan ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mulai kesulitan mendapatkan pasokan air layak konsumsi.


Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan bahwa pembagian air bersih ini merupakan wujud tanggung jawab moral pemerintah daerah. 


"Air bersih adalah kebutuhan utama masyarakat. Oleh karena itu, kami berupaya membantu warga yang terdampak kemarau dan karhutla agar kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi," ujar Norsan di lokasi penyaluran.


Penanganan dampak kemarau dan karhutla oleh Pemprov Kalbar dilakukan secara komprehensif melalui berbagai opsi penanggulangan. Menurut Norsan, selain mengalirkan air bersih, pemerintah juga menyiapkan layanan kesehatan gratis bagi warga yang terpapar kabut asap serta terus mendukung upaya pemadaman titik api di lapangan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban harian masyarakat selama musim kemarau belum berakhir.


Apresiasi tinggi disampaikan oleh warga setempat atas respons cepat pemerintah dalam menangani krisis air bersih. Toyib, salah seorang warga penerima bantuan, mengaku sangat terbantu dengan aksi tanggap tersebut. 


"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur Ria Norsan. Bantuan ini sangat meringankan beban kami yang sedang kesulitan air akibat kemarau. Langkah cepat ini membuktikan kepedulian nyata pemerintah," tutur Toyib.


Imbauan penghematan air turut disampaikan Pemprov Kalbar kepada seluruh lapisan masyarakat di tengah kondisi cuaca ekstrem. Warga diminta mempergunakan pasokan air secara bijak serta terus menjaga kesehatan fisik dari ancaman bahaya kabut asap yang masih mengintai beberapa daerah.

×
Berita Terbaru Update