Di sejumlah negara bagian Amerika Serikat yang bersuhu dingin, sebagian warga mulai mengadopsi cara unik untuk menghangatkan rumah: menggunakan perangkat penambangan Bitcoin. Perangkat mining yang biasanya dikenal boros listrik ini justru dimanfaatkan sebagai sumber panas alternatif, sekaligus menjadi peluang mendapatkan keuntungan dari hasil penambangan.
Strategi ini muncul karena mesin penambang Bitcoin menghasilkan panas dalam jumlah besar saat bekerja. Dengan mengarahkan panas tersebut ke dalam ruangan, warga bisa menghemat biaya pemanas rumah, terutama pada musim dingin yang panjang dan ekstrem. Alih-alih membuang energi, mereka mengubah panas buangan menjadi fungsi yang bermanfaat.
Selain bisa mengurangi tagihan listrik untuk pemanas, aktivitas ini juga memungkinkan pengguna memperoleh pendapatan tambahan dari Bitcoin yang berhasil ditambang. Meski keuntungan bersifat fluktuatif mengikuti harga pasar kripto, para pengguna menganggap metode ini sebagai solusi dua arah: rumah tetap hangat, dompet pun berpotensi ikut “hangat”.
