
Gunung Sumbing merupakan salah satu puncak yang terkenal tinggi di Jawa Tengah. PendakianGunung Sumbingsejauh ini dikenal melalui berbagai jalur yang terkenal. Mulai dari Jalur Garung di Wonosobo, Jalur Bowongso, Jalur Mangli, hingga Jalur Butuh Kaliangkrik di Magelang yang terkenal dengan pemandangan mirip Nepal van Java-nya.
Saat ini, peta jalur pendakian Gunung Sumbing semakin lengkap dengan hadirnya rute melalui Dukuh Seman, Desa Wonosari, Kecamatan Bulu, Temanggung. Berbeda dengan jalur-jalur sebelumnya, jalur Dukuh Seman menawarkan konsep pertanian wisata serta penggunaan teknologi mutakhir. "Kami berharap jalur baru dari Dukuh Seman ini menjadi langkah dalam pengembangan desa wisata yang dapat dikenalkan ke seluruh dunia," ujar Lurah Wonosari Agus Parmudji, Senin, 27 April 2026.
Pemerintah desa bekerja sama dengan pihak swasta untuk mewujudkan jalur baru ini, yaitu PT. IndoAsia Sinergi Sejahtera (IndoAsia). Tugasnya adalah menerapkan teknologi keamanan terkini.
Agus mengatakan, jalur baru ini dilengkapi dengan sistemsafety inductionvisual yang bertujuan memberikan edukasi kepada pendaki tentang risiko K3 yaitu kesehatan dan keselamatan kerja saat berada di pegunungan. Selain itu, setiap pendaki diberikan gelangRFIDTeknologi Identifikasi Frekuensi Radio (Radio-Frequency Identification) sebagai alat pemantau untuk memastikan mereka tetap berada di jalur yang ditentukan dan mudah dikenali dalam keadaan darurat.
Gelang RFID merujuk perangkat wearableyang dilengkapi chip canggih dan antena untuk komunikasi data dua arah melalui gelombang radio. "Kami berharap para pendaki yang melewati jalur ini nanti tidak hanya menikmati keindahan pemandangan dan budaya pertanian, tetapi benar-benar merasa aman dan nyaman sehingga dapat merasakan suasana indah Gunung Sumbing," ujar Direktur Utama PT. IndoAsia Sinergi Sejahtera Sapto Haryono.
Sapto mengatakan jalur pendakian Gunung Sumbing yang baru dirancang dengan baik dan memiliki sistem pengelolaan risiko yang kuat. Dengan menggabungkan keahlian manajemen dan pengetahuan lokal pertanian, ia yakin jalur Dukuh Seman bisa menjadi contoh dalam pengelolaan pariwisata pendakian di Indonesia.