Hasil Final SEA V Cup 2026 - Tim Voli Putra Vietnam Jadi Juara Asia Tenggara Usai Kalahkan Thailand


Timnas bola voli putra Vietnam mencatatkan sejarah dengan menjadi juara pertama di tingkat Asia Tenggara setelah memenangkan leg 2 SEA V Cup 2026. Gelar juara ini diraih oleh Vietnam setelah mengalahkan Thailand dalam pertandingan final yang berlangsung di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Minggu (26/7/2026) dengan skor akhir 3-2 (22-25, 25-23, 25-19, 15-25, 15-10).

Pada leg 1 pekan lalu di Filipina, Vietnam hanya mampu menempati peringkat keempat. Namun, dalam pertandingan final kali ini, mereka tampil lebih tangguh dan berhasil mengalahkan tim kuat seperti Thailand.


Pertandingan dimulai dengan Thailand yang unggul di awal set pertama, dengan skor 4-2. Vietnam kemudian mendekat dengan skor 3-4. Thailand terus memperlebar jarak, 6-3, setelah Vietnam sering melakukan kesalahan. Untuk mengubah situasi, Vietnam melakukan pergantian pemain.

Vietnam memberikan perlawanan yang cukup ketat hingga bisa berbalik unggul 18-16. Keunggulan ini terus dipertahankan hingga skor 21-18 setelah Thailand melakukan kesalahan. Thailand mulai mengejar ketertinggalan dan mendekat, 20-21. Blok Thailand menjadi momen penting yang membuat skor imbang, 22-22.

Thailand kembali unggul 23-22, sehingga Vietnam mengambil time out. Setelah itu, Thailand menjauh dan memenangkan set pertama dengan skor 25-22.

Pada set kedua, blok rapat dari Vietnam menjadi poin pertama. Kedua tim bermain imbang, dengan kesalahan Vietnam saat servis. Skor terus berjalan seimbang hingga mencapai 6-6. Thailand berbalik unggul tipis, 11-10, sementara Vietnam terus berusaha bangkit, tetapi Thailand lebih cepat dalam mengantisipasi pertahanan tim asuhan Federico Rampazzo.

Thailand unggul 16-13, sehingga pelatih Vietnam kembali meminta time out. Vietnam berusaha bangkit dengan poin dari blok, hingga mendekat, 16-17. Thailand terus melancarkan serangan, namun Vietnam memberikan perlawanan dan menipiskan selisih skor. Thailand menjaga keunggulan setelah Vietnam menempel poin, 18-19.

Momentum datang bagi Vietnam ketika mereka menyamakan skor dan berbalik unggul, 21-20. Namun, Thailand memecah poin beruntun Vietnam sehingga skor kembali seimbang, 21-21. Blok-blok rapat dari Vietnam menjadi keunggulan yang membawa mereka menjauh, 23-21. Pelatih Thailand, Park Ki-won, mengambil time out untuk merancang strategi baru.

Thailand kembali mendekat dan skor imbang lagi 23-23. Vietnam bangkit dan menyamakan skor set 1-1 setelah berhasil dalam serangan.


Di set ketiga, persaingan sengit terus berlanjut. Vietnam semakin percaya diri dengan serangan dan blok hingga menjauh, 7-3. Thailand mengejar ketertinggalan, 6-10. Meski demikian, dominasi Vietnam terus berlanjut hingga mereka memimpin 21-12. Thailand masih mencoba menambah angka, namun Vietnam memenangkan set ini.

Set keempat dimulai dengan Thailand memimpin 8-6 setelah kesalahan Vietnam. Vietnam memberikan ancaman dengan menyamakan skor, tetapi Anurak Phanram membawa Thailand unggul, 16-9. Thailand yang sudah memegang kendali memaksa set penentuan dimainkan.


Tensi tinggi terjadi pada set kelima. Vietnam memimpin 4-2. Thailand sempat unggul, tetapi Vietnam menyamakan skor 7-7. Thailand sempat menjauh, tetapi gagal dalam servis, yang membuat Vietnam menyamakan skor kembali. Vietnam membalas dengan service ace.

Blok menjadi andalan Vietnam untuk menambah angka. Kesalahan serangan lawan memberi peluang Vietnam mendominasi, 14-9, dan akhirnya memenangi laga.

Lebih baru Lebih lama