Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Beirut, Lebanon, berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat Indonesia yang tinggal di negara tersebut, termasuk Kontingen Garuda, mahasiswa, serta keluarga besar KBRI Beirut. Rangkaian perayaan mencakup upacara pengibaran bendera, lomba 17 Agustus, panggung gembira, hingga makan bersama.
Upacara dimulai pada pukul 08.00 waktu setempat dan diikuti oleh berbagai komunitas WNI di Lebanon. Personel Kontingen Garuda turut serta dalam pelaksanaan upacara, sementara Duta Besar RI untuk Lebanon, Dicky Komar, bertindak sebagai pembina upacara. Acara ini menjadi momen penting untuk mempererat hubungan antarsesama WNI di tengah jauhnya jarak dari Tanah Air.
Setelah upacara, suasana berubah menjadi lebih meriah dengan penyelenggaraan lomba-lomba khas perayaan 17 Agustus. Berbagai perlombaan seperti balap kelereng, musical chair, makan kerupuk, dan kait caping diikuti oleh peserta yang hadir. Kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nuansa khas perayaan kemerdekaan Indonesia bagi masyarakat yang tinggal jauh dari tanah air.
Selain itu, peserta juga dapat menikmati sarapan berupa mie ayam dan bakso, yang menjadi bagian dari suasana Indonesia yang dihadirkan dalam acara tersebut. Makanan ini membawa kenangan akan rasa khas Nusantara bagi para peserta.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Panggung Gembira, di mana keluarga besar KBRI Beirut, mahasiswa Indonesia, serta personel Kontingen Garuda tampil memberikan pertunjukan yang menarik. Tidak hanya itu, Dubes Filipina dan KUAI Malaysia di Lebanon juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Suasana kebersamaan terus berlanjut saat masyarakat Indonesia mengikuti makan siang dan ramah tamah bersama. Beragam hidangan khas Indonesia disajikan, seperti rendang, gulai tunjang, balado paru, dan empal paru. Makanan-makanan ini bukan hanya sekadar sajian, tetapi juga menjadi pengingat akan cita rasa tanah air yang sangat dirindukan.
Perayaan ditutup dengan flashmob bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat Indonesia di Lebanon. Kegiatan ini menjadi simbol kekompakan dan kebanggaan sebagai sesama WNI yang berasal dari berbagai latar belakang.
Melalui rangkaian acara tersebut, KBRI Beirut menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan tetap dapat menjadi ruang untuk menjaga rasa kebangsaan dan persaudaraan, meskipun dilakukan ribuan kilometer dari Indonesia. Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Beirut sekaligus menjadi momentum bagi masyarakat Indonesia untuk berkumpul, bernostalgia dengan tradisi 17 Agustus, dan menikmati kembali berbagai cita rasa Nusantara.

