
Kanada baru saja mengumumkan pemberlakuan sanksi terhadap Streit Group, sebuah perusahaan produsen kendaraan lapis baja yang beroperasi di Kanada dan Uni Emirat Arab. Sanksi ini diberlakukan karena dugaan bahwa perusahaan tersebut memasok peralatan militer ke Rusia.
Menurut Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, tindakan ini didasarkan pada informasi yang dianggap dapat dipercaya. Informasi tersebut menyebutkan bahwa kendaraan yang diproduksi oleh Streit Group digunakan oleh Garda Nasional Rusia, yang terlibat langsung dalam konflik melawan Ukraina. Pemerintah Kanada juga menilai bahwa Streit Group memiliki riwayat hubungan dengan kompleks industri militer Rusia. Perusahaan ini dinilai terus berkontribusi terhadap kemampuan militer Moskow.
Dengan pemberlakuan sanksi ini, Ottawa ingin membatasi akses Rusia terhadap kendaraan, peralatan, dan teknologi pertahanan. Langkah ini dilengkapi dengan tindakan serupa yang sebelumnya dilakukan oleh Ukraina pada 2023, serta oleh Uni Eropa dan Swiss pada 2025.
Keberadaan kendaraan lapis baja Streit di wilayah Rusia mulai menjadi sorotan publik pada akhir 2024. Saat itu, gambar yang dipublikasikan di sebuah saluran media Rusia menunjukkan kendaraan Spartan-SUT dengan desain khas pabrikan.

Model lain seperti Cobra dan Cougar juga muncul dalam foto-foto tersebut. Pada September 2025, ada bukti lebih kuat bahwa unit Rosgvardiya menggunakan Spartan-SUT. Kendaraan ini memiliki perlindungan balistik Level II dan dirancang untuk misi seperti pengawalan konvoi, patroli, dan keamanan perbatasan.
Beberapa bulan setelahnya, sebuah Cobra-LAMV diidentifikasi digunakan oleh pasukan khusus Garda Nasional di wilayah Moskow. Cobra-LAMV menggunakan sasis Toyota Land Cruiser 200 sebagai dasar. Kendaraan ini dirancang untuk operasi kepolisian dan memiliki bobot sekitar 5,7 ton dengan kapasitas hingga tujuh orang.
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti bagaimana kendaraan-kendaraan tersebut bisa sampai ke Rusia. Salah satu kemungkinan adalah kendaraan tersebut dikirim melalui negara perantara tanpa sepengetahuan resmi dari Streit Group.

Di sisi lain, pemerintah Kanada menilai bahwa kemungkinan pemilik dan pengelola perusahaan, yakni pengusaha Gutorov, telah memberikan izin untuk operasi yang dilakukan oleh perusahaan pihak ketiga. Hal ini tidak dapat dikesampingkan.
Selain itu, Angkatan Laut AS akan memiliki hampir dua kali lipat pesawat komando nuklir dengan hadirnya E-130J.
Sumber: Militarnyi | Foto: Streit Group | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial